Jumat, 22 September 2017

Kesalahan-Kesalahan Umum Penataan Dapur

Sudah terbit di: https://steemit.com/rumah/@puncakbukit/kesalahan-kesalahan-umum-penataan-dapur

Dapur menjadi salah satu bagian penting rumah. Selain sebagai tempat mencuci berbagai peralatan makan, dapur pun berfungsi juga sebagai tempat untuk memasak. Namun, tak semua pemilik rumah memahami tata cara penataannya. Padahal, bila tertata dengan baik, dapur akan terlihat lebih rapih. Dan juga, membuat kita lebih nyaman memasak. Nah, penasaran seperti apa sih penataan dapur yang baik? Berikut hal-hal yang sebaiknya kita cermati terkait penataan dapur.

Hal penting pertama dalam penataan dapur yaitu lubang ventilasi udara. Sama halnya dengan ruangan-ruangan lainnya, dapur pun membutuhkan ventilasi. Bila kita kurang memperhatikan ventilasi pada dapur, tak tertutup kemungkinan aroma masakan cenderung menyebar ke ruangan-ruangan lainnya. Tak tertutup kemungkinan juga, aroma ini akan mengurangi kenyamanan para penghuni rumah. Terlebih, bila ada tamu yang sedang berkunjung ke rumah kita. Selain itu, bisa juga aroma masakan akan tertinggal di dalam waktu yang cukup lama. Nah, bila dapur berhadapan dengan ruang terbuka, misalnya menghadap taman, kita sebaiknya membuka pintu saat memasak. Tujuannya, agar aroma masakan terbawa ke luar rumah.


Gambar 1. Contoh Lubang Ventilasi

Selain menghindari menyebarnya aroma makanan ke ruangan-ruangan lainnya, adanya ventilasi pun akan menjaga kualitas udara di dalam dapur. Bila kualitas udara terjaga, dapur akan terasa lebih bersih. Karenanya, membuat kita lebih nyaman memasak ataupun mencuci peralatan makan. Sebagai informasi, menurut suatu penelitian, dilansir dari situs kompas.com, tak sengaja menghirup asap masakan berisiko merusak kesehatan termasuk sistem pernapasan.

Bila dapur cenderung gelap saat malam, cermati aspek pencahayaan. Agar lebih nyaman dan fokus memasak saat malam, kita pasang beberapa lampu terang di dekat area tempat kita mengolah bahan makanan. Kita pun akan lebih aman dari kulit terluka saat mengolahnya. Pasang juga beberapa lampu terang di dekat tempat mencuci piring. Kita akan lebih nyaman mencuci piring saat malam


Gambar 2. Contoh Lampu Pada Dapur

Cermati juga tempat mencuci piring. Letakkan tempat mencuci piring sedekat mungkin dengan kompor dan rak penyimpanan peralatan makan. Tujuannya, agar kita lebih praktis memasukkan berbagai peralatan makan ke rak tersebut setelah mencucinya.

Nah, karena tempat sampah biasanya diletakkan di dalam dapur, dapur pun menjadi tempat sementara untuk pembuangan sampah. Agar sampah-sampah mudah kita buang pada tempat sampah, sisihkan ruang yang cukup luas sebagai area penyimpanan tempat sampah. Cermati juga ukuran tempat sampah. Semakin besar ukuran tempat sampah ruang tersebut, kita akan lebih nyaman membuang sampah. Sebaliknya, bila ukuran tempat sampah semakin kecil dan ruang penyimpangannya begitu kecil, kita akan lebih sulit membuang sampah. Karenanya, tak tertutup kemungkinan sampah akan mudah tergeletak. Bila sampah mudah tergeletak, cenderung memuncukan aroma tak sedap. Bila terdapat cukup ruang kosong, kita dapat membuat rak khusus tempat sampah. Rak khusus tempat sampah ini digunakan untuk membuang sampah organik (sisa-sisa makanan) agar tak memunculkan aroma tak sedap.


Gambar 3. Tempat Cuci Piring Berada di Dekat Kompor


Gambar 4. Contoh Tempat Sampah

Demikian, beberapa hal yang kurang terkait penataan dapur. Nah, apakah tampak satu atau lebih hal tersebut dalam dapur kita? Bila ya, tak ada salahnya memperbaikinya. Selamat menata dapur…

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
1. http://freshome.com/2012/10/23/10-mistakes-you-dont-want-to-make-in-your-kitchen-design/
2. http://lifestyle.kompas.com/read/2015/05/08/100000923/Jangan.Remehkan.Asap.Dapur.Juga.Berbahaya

Sumber Gambar:
1. https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/6e/Steel_air_vent_for_cold_air.jpg
2. https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/7/72/Modern_kitchen_gnangarra.JPG
3. https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/22/White_kitchen_with_cabinet_doors_and_drawers_opened_or_removed_so_that_real-life_stuff_can_be_seen_in_cabinets.jpg
4. https://cdn.pixabay.com/photo/2015/12/28/14/31/garbage-can-1111449_960_720.jpg

Jumat, 15 September 2017

Agar Rumah Terasa Lebih Fresh, Tambahkan Elemen-Elemen Bertema Alam

Sudah terbit di: https://steemit.com/rumah/@puncakbukit/agar-rumah-terasa-lebih-fresh-tambahkan-elemen-elemen-bertema-alam

Alam menjadi tempat yang dapat membawa kesegaran dan kesejukan bagi siapapun yang memandangnya. Nah, terkait interior rumah, agar rumah terasa lebih segar dan sejuk, kita dapat menambahkan elemen-elemen interior bertema alam. Dengan menambahkan satu atau lebih elemen tersebut, seolah-olah membawa diri kita sedang berada di dalam alam yang segar dan sejuk. Lalu, apa sajakah elemen tersebut? Berikut beberapa elemen tersebut, dilansir dari situs freshome.com.

Elemen pertama yaitu meletakkan satu atau lebih furniture dengan warna dan ornamen bertema alam yang kita sukai. Ada banyak warna-warna bertema alam. Misalnya, warna hijau muda yang merefleksikan warna dedaunan. Ada juga beragam ornamen yang memancarkan keindahan alam. Misalnya, ornamen berbentuk bunga melati yang merefleksikan keindahan bunga tersebut.

Nah, diantara warna-warna dan ornamen-ornamen tersebut, pilihlah keduanya yang kita sukai. Lalu, letakkan furniture dengan warna dan ornamen tersebut Ambil contoh, bila kita menyukai warna pink dan ornamen bunga, kita dapat meletakkan kursi berwarna pink dengan hiasan ornamen bunga. Selain membuat interior rumah terasa lebih sejuk dan segar, menerapkan tips ini pun membuat interior memancarkan kepribadian kita.


Gambar 1. Kursi Berwarna Pink Bermotif Bunga

Nah, agar kesejukan dan kesegaran semakin terasa, letakkan furniture tersebut di spot titik fokus pandangan. Misalnya, meletakkan sofa berwarna pink berornamen bunga melati di tengah-tengah ruang keluarga. Dengan meletakkan sofa tersebut di tengah-tengah ruangan keluarga, pandangan orang-orang yang berada di dalam ruang keluarga akan tertuju melihat sofa tersebut.

Selain elemen warna dan ornamen yang tampak furniture, cermati juga bahan furniture. Agar nuansa alam yang sejuk dan segar lebih terasa di dalam rumah, pilihlah furniture yang terbuat dari bahan kayu. Sebabnya, bahan kayu diyakini mampu mendekatkan manusia dengan alam. Bahan kayu pun diyakini memberikan rasa hangat bagi penghuni rumah. Nah, dengan demikian, agar rumah terasa lebih sejuk dan segar, gunakan satu atau lebih furniture berbahan kayu. Misalnya, menggunakan kayu untuk bahan lantai, dinding, dan tangga rumah.


Gambar 2. Interior dengan Lantai Dari Bahan Kayu

Elemen lainnya yang dapat kita tambahkan pada interior yaitu cahaya. Semakin besar intensitas cahaya yang memasuki dalam rumah, maka rumah akan semakin terang. Bila rumah semakin terang, dapat membuat penghuni rumah merasa segar dan sejuk. Nah, agar rumah menjadi lebih terang, pasang jendela berukuran besar pada dinding. Elemen bunga pun merupakan elemen bertema alam lainnya. Kita dapat memajang aneka bunga di dalam rumah. Sangat disarankan memajang aneka buang yang berwarna-warni. Tentu saja, agar lebih memberikan nuansa kesegaran. Pajanglah bunga di satu atau lebih spot yang mudah kita lihat. Misalnya, memajangnya di atas meja ataupun di dekat sofa yang berada di ruang keluarga.


Gambar 3. Interior Dengan Cahaya yang Terang


Gambar 4. Bunga Di Atas Meja

Demikian, beberapa elemen-elemen alam yang dapat kita tambahkan ke dalam interior rumah kita. Bila kita menginginkan tampilan interior yang lebih dekat dengan alam, tips-tips tersebut dapat menjadi alternatif. Ingin mencobanya? Selamat mencoba.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
http://freshome.com/2013/10/01/10-ways-to-bring-natural-organic-elements-into-your-interiors/

Sumber Gambar:
1. https://pixabay.com/p-785232/?no_redirect
2. https://pixabay.com/p-1336166/?no_redirect
3. https://pixabay.com/p-389264/?no_redirect
4. https://pixabay.com/p-2094654/?no_redirect