Rabu, 28 Januari 2015

Rumah Bergaya Belanda Di Indonesia, Sederhana Namun Kokoh Dan Mewah

Di Indonesia, keberadaan bangunan Belanda masih dapat ditemui di beberapa tempat, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan. Sebagian bangunan Belanda yang merupakan jejak kolonialisme di masa lalu masih terawat, namun sebagian lagi sudah kosong bahkan dirobohkan. Terlepas dari kesan angker yang sangat terkenal dari rumah Belanda, bangunan klasik Eropa ini tetap diminati oleh banyak orang untuk ditinggali. Jika diperhatikan secara teliti, rumah-rumah Belanda memiliki karakter yang khas yang membuatnya berbeda dari rumah-rumah biasa. Kesan yang sederhana, namun kokoh dan artistik menjadi ciri rumah Belanda. Selain itu, penggunaan warna putih pada sebagian besar eksteriornya juga menjadi ciri rumah Belanda. Lebih lanjut terdapat 5 ciri dari rumah Belanda yaitu:

1. Atap rumah yang melengkung

Penggunaan atap melengkung merupakan ciri rumah Belanda yang paling terlihat. Meski cenderung substansial, namun terlihat atraktif. Rumah-rumah Belanda juga memiliki serambi di Ground Floor. Tentunya, tipe arsitektur rumah Belanda di Indonesia sedikit berbeda dengan arsitektur di negara asalnya karena menyesuaikan iklim di Indonesia.


Gambar 1. Rumah Belanda Didominasi Warna Putih

2. Denah ruangan

Denah ruangan rumah Belanda tidak jauh berbeda dengan denah ruangan rumah pada umumnya. Terdapat ruang keluarga, ruang makan, kamar tidur, dan kamar tamu di rumah Belanda. Biasanya lantai atas digunakan sebagai ruang kamar anak.

3. Material rumah Belanda

Biasanya rumah Belanda dibuat dengan menggunakan material seperti batu bata, batu alam, hingga clapboard siding, yang disesuaikan dengan lokasi rumah.

4. Furnitur

Furnitur bernuansa kolonial sangat bervariasi. Di kamar tidur, dapat dijumpai furnitur seperti lemari pakaian yang cukup lebar. Biasanya furnitur di rumah Belanda dipenuhi ornamen pada bagian permukaannya. Teknik marquetry dan veneering merupakan teknik yang cukup sering diaplikasikan pada furnitur bergaya Belanda.

5. Karya seni

Di setiap rumah Belanda, pasti selalu ada karya seni yang terpajang di beberapa sudut ruangan, seperti lukisan pemandangan laut dari cat minyak. Mengapa? Karena pada zaman dahulu orang Belanda gemar bereksplorasi ke beberapa tempat melalui jalur laut. Tidak heran jika pemandangan laut sering ditemukan pada lukisan orang Belanda.


Gambar 2. Rumah Belanda Dilengkapi Dengan Taman Hijau

Umumnya rumah Belanda tidak begitu tinggi dan jarang sekali dibuat bertingkat. Sekali pun dibuat bertingkat, bangunan yang diterapkan yaitu 1,5 lantai, di mana luas lantai atas tidak sama seperti lantai bawah. Dengan ukuran bangunan yang cukup pendek, rumah Belanda sangat cocok untuk dihuni oleh keluarga kecil. Selain itu, rumah bernuansa Belanda juga sangat tepat dihuni oleh anda yang ingin memiliki rumah berpenampilan mewah, kokoh, dan lengkap dengan taman. Biasanya rumah dengan gaya ini dilengkapi dengan taman yang indah dan area khusus burung. Dengan begitu, suasana pagi dan sore akan semakin indah saat mendengar nyanyian dan kicauan para burung. Desain rumah bergaya Belanda semakin hari semakin banyak diburu, bahkan disukai oleh para pengusaha sukses dan pejabat tinggi. Tidaklah heran bila akhirnya rumah bergaya Belanda dijadikan simbol penentu status sosial seseorang.

Oleh : Rahel Simbolon
Referensi:
http://architectaria.com/hal-hal-yang-perlu-anda-ketahui-tentang-rumah-belanda-di-indonesia.html

Gambar:
1. https://pecintawisata.wordpress.com/2011/09/02/melihat-kejayaan-batubara-di-sawahlunto/
2. http://www.beritasatu.com/aktualitas/203351-ada-564-rumah-dan-bangunan-peninggalan-belanda-di-jakarta-yang-tak-terdaftar.html


Related Posts :