Kamis, 05 Februari 2015

Interior Rumah Bernuansa Islami

Sebelum menata interior rumah, sebaiknya kita memilih konsep nuansa interior terlebih dahulu. Kemudian, menjadikan konsep tersebut sebagai acuan penataan interior. Hal ini penting karena dapat membuat kita menjadi lebih nyaman berada di dalam rumah,. Ambil contoh, nuansa berkonsep alami atau natural. Kita dapat mengecat tembok dengan warna hijau dan meletakkan vas berisi bunga di setiap sudut ruangan agar terpancar nuansa alami.

Bagi keluarga pemeluk Islam, tak ada salahnya menerapkan nuansa Islami pada interior agar nuansa sakral dan religius terasa. Nuansa ini pun dapat diterapkan juga oleh siapa saja yang tertarik dengan keindahan seni Islam. Berikut trik praktis menerapkan konsep nuansa interior Islami.

Perbanyak Furnitur Berornamen Khas Seni Islam

Salah satu ciri yang membedakan seni Islam dengan yang lainnya adalah bentuk ornamen yang khas. Oleh karena itu, perbanyak furnitur berbentuk atau berdesain gambar ornamen khas Islam. Misalnya, meletakkan karpet bergambar grafis ornamen tersebut pada sebagian besar lantai ruangan. Agar tidak monoton, tambahkan beberapa furnitur dengan bentuk atau desain gambar yang lain. Misalnya, meja berbentuk kotak.

Gambar interior ruang tamu berikut adalah contohnya. Sebagian besar ruangan terisi oleh kursi dan meja yang berdesain gambar ornamen Islami.


Gambar 1. Sebagian besar ruang tamu yang terisi kursi dan meja berornamen seni Islam

Hiasi Interior dengan Tipografi Huruf Arab

Karena huruf Arab mencerminkan seni Islam, maka hiasi interior rumah dengan tipografi berbentuk huruf yang dibaca dari kanan tersebut. Misalnya, desain tipografi Bismillah atau Alhamdulillah.

Kita pun dapat mengembangkan huruf Arab pun menjadi desain tipografi yang unik. Gunakanlah piranti grafis seperti Photoshop atau CorelDraw untuk mendesain tipografi. Setelah desain tipografi dirasakan unik, maka dicetak lalu dipigurakan. Kemudian, kita simpan di tempat yang disukai atau memajangnya pada tembok.
Gambar berikut adalah contoh desain tipografi yang diletakkan pada tembok.


Gambar 2. Desain tipografi pada tembok

Perbanyak Warna Hijau atau Cokelat

Dalam Islam, hijau menjadi warna yang memaknakan dan memancarkan keindahan surga. Oleh karena itu, kita dapat menambahkan warna ini pada bagian interior rumah. Misalnya, mengecat sebagian besar tembok dengan warna hijau atau pun memperbanyak beragam furnitur dengan warna yang sama.
Gambar berikut adalah ruangan yang didominasi warna hijau. Warna ini digunakan pada selimut, kursi, gorden, dan sebagian tembok.

Gambar 3. Ruang tidur bernuansa Islami yang didominasi warna hijau dan cokelat

Selain hijau, warna lainnya yang identik dengan keindahan seni Islam yaitu cokelat. Secara psikologis, warna ini mencerminkan nilai-nilai perjuangan. Perlu diketahui, perjuangan menjadi bagian dari sejarah penyebaran Islam.

Sama halnya dengan warna hijau, perbanyak cokelat pada bagian interior. Gambar berikut adalah contoh interior bernuansa Islami yang didominasi warna cokelat.


Gambar 4. Ruang tamu bernuansa Islami yang didominasi warna cokelat

Kesimpulan

Nuansa interior mesti kita perhatikan ketika akan menata bagian dalam rumah. Salah satu konsep nuansa interior yang dapat diterapkan adalah nuansa Islami. Trik praktis menerjemahkannya menjadi nuansa interior dibahas pada tulisan ini. Tentunya, masih banyak cara lain untuk menerjemahkannya. Yang terpenting, kita mesti memiliki “sense of art”.

Oleh : Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar:
1. http://previews.123rf.com/images/kgtoh/kgtoh0708/kgtoh070800754/1573169-arabic-middle-eastern-style-interior-design-and-furniture.jpg
2. http://data3.whicdn.com/images/35027556/large.jpg
3. https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/736x/89/f5/3d/89f53d22168f42a7521fe28b46ecc495.jpg
4. http://www.sulasa.com/wp-content/uploads/2014/12/decorative-art-modern-living-room-interior-design-in-stunning-white-and-brown-color-scheme-decorated-with-islamic-wall-decoration-modish-decorative-art-wall-stickers-inspiration-for-marvelous-homes-780x630.jpg


Related Posts :