Kamis, 26 Februari 2015

Rumah Adat Tradisional Indonesia Dengan Keunikan Desainnya

Tahukah kalian definisi sebenarnya dari rumah adat? Atau tahukah kalian rumah adat khas dari daerah kalian masing-masing? Rumah adat merupakan sebuah rumah yang menjadi simbol/ciri khas dari suatu daerah yang melambangkan kebudayaan masyarakat daerah tersebut. Rumah adat di Indonesia berbeda satu daerah dengan daerah lainnya. Apalagi dengan keanekaragaman budaya di Indonesia yang melimpah, tentu rumah-rumah adat di Indonesia juga memiliki beribu-ribu keunikan tersendiri mulai dari bentuk hingga arsitekturnya.

Berikut ini merupakan beberapa rumah adat yang dapat dikatakan unik yang berada di negara Indonesia.

1. Mbaru Niang

Rumah adat Mbaru Niang merupakan rumah adat khas dari kampung Wae Rebo, Gunung Pocoroko, Kabupaten Manggarai, Flores, NTT. Rumah adat ini pertama kali ditemukan oleh seorang dari luar Indonesia, yaitu Catherine Allerton dari Belanda yang sedang melakukan penelitian mengenai Wae Rebo. Lantas, mengapa rumah adat ini dikatakan unik?

Rumah adat Mbaru Niang berbentuk kerucut seperti rumah Honai di Papua dan rumah ini memiliki 5 lantai dengan diameter sekitar 15 m. Uniknya, setiap lantai di rumah ini memiliki nama dan fungsinya sendiri. Saking uniknya, UNESCO Asia-Pacific Awards for Cultural Heritage Conservation memberikan sebuah penghargaan kepada rumah adat ini. Akan tetapi, sayangnya sekarang rumah adat Mbaru Niang sudah jarang ditemukan di Wae Rebo.


Gambar 1. Rumah Adat Mbaru Niang

2. Omo Sebua

Rumah adat ini terdapat di pulau Nias, Sumatera Utara. Pada zaman dahulu, fungsi sesungguhnya dari rumah adat ini adalah melindungi penghuninya dari ancaman perang antar suku. Bahkan sampai sekarang, fungsi tersebut masih berguna untuk melindungi rumah adat ini khususnya ancaman dari gempa bumi.


Gambar 2. Rumah Adat Omo Sebua

Rumah adat ini sering dijuluki rumah tahan gempa dari Nias. Mengapa? Tiang-tiang penyangga dari rumah adat ini dirancang secara khusus dengan letaknya yang tidak beraturan. Ada yang ke atas, ke bawah, maupun ke samping. Hal tersebut yang menyebabkan rumah adat ini tahan dari gempa.

Selain itu, rumah adat Omo Sebua juga tidak dibangun menggunakan paku, melainkan dari pasak-pasak kayu. Hal tersebut dapat membuat rumah adat Omo Sebua dikatakan unik, karena meskipun hanya menggunakan pasak-pasak kayu tetapi masih dapat tahan dari goncangan gempa.

3. Gadang

Rumah Gadang merupakan rumah adat yang terletak di provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Rumah adat ini memiliki berbagai keunikan mulai dari tiang penyangga rumahnya yang tidak tegak lurus. Pada zaman dahulu, orang-orang yang membangun rumah ini kebanyakan berasal dari laut sehingga belum tahu cara membuat sebuah rumah dan hanya tahu cara membuat kapal. Oleh sebab itu, bentuk rumah ini menyerupai sebuah kapal/perahu.


Gambar 3. Rumah Gadang

Selain itu, keunikan dari rumah adat ini juga datang dari arsitektur atapnya yang menyerupai tanduk kerbau yang terbuat dari bahan ijuk.

Oleh: Stevanus

Sumber:
http://kontemporer2013.blogspot.com/2014/12/mengintip-keunikan-rumah-adat-mbaru-niang.html
http://www.viaberita.com/2565/mengintip-rumah-tradisional-tahan-gempa-ala-suku-nias/
http://www.kidnesia.com/Kidnesia2014/Indonesiaku/Teropong-Daerah/Sumatera-Barat/Seni-Budaya/Rumah-Gadang-Rumah-Adat-Sumatera-Barat

Sumber Gambar:
1. http://1.bp.blogspot.com/-tve6MEhRpIk/UspO0tYdIoI/AAAAAAAAAB8/Bja8leIpT-Q/s1600/rumah+niang+wae+rebo1.jpg
2. http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/b4/Omo_Sebua,_South_Nias,_Indonesia.jpg
3. http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/c7/Pagaruyung_palace.jpg


Related Posts :