Selasa, 03 Maret 2015

Perlukah Memasang Plafon pada Bangunan Rumah?

Jika Anda berdiri di tengah-tengah bangunan rumah sambil mendongak ke atas, besar kemungkinan Anda akan melihat bagian bangunan yang menutupi rangka atap. Bagian itu sering disebut dengan alang-alang, langit-langit atau plafon rumah. Yaitu bagian bangunan yang terletak di atas dinding dan menutupi rangka atap. Plafon terbuat dari berbagai material, tergantung budget dan selera pemilik bangunan. Ada yang terbuat dari tripleks, gypsum, eternit, fiber, dsb.

Apakah semua bangunan memiliki plafon? Tidak, tidak semua bangunan memiliki plafon. Juga tidak semua rumah dilindungi dengan plafon. Tidak jarang ditemui bangunan rumah yang tidak dilengkapi oleh plafon, melainkan langsung ditutupi oleh atap. Sehingga, rangka rumah terlihat dengan jelas jika Anda mendongak ke bagian atas bangunan rumah tersebut. Tentunya pemilik bangunan memiliki alasan sendiri mengapa bangunan rumah tersebut tidak dilengkapi dengan plafon.

Lalu pertanyaannya adalah perlukah plafon untuk bangunan rumah? Jawabannya tentu saja perlu. Ya, pada sebuah bangunan meskipun tidak memegang peranan vital, keberadaan plafon sangat diperlukan. Karena pada sebuah bangunan plafon memiliki beberapa peran yang tidak bisa digantikan oleh bagian bangunan lainnya, yaitu:


Gambar 1. Contoh Plafon Rumah

  1. Menutupi rangka atap
    Ya, fungsi pertama plafon adalah untuk menutupi rangka atap. Ketika sebuah bangun dilengkapi dengan plafon maka rangka atap dan pernak-perniknya tidak akan kelihatan lagi dari bawah. Sehingga ruangan terlihat lebih rapi. Selain itu ruangan juga akan terlindungi dari polusi debu dan kotoran yang masuk dari bagian atas bangunan. Mengingat, ruang antara dinding dan atap masih menyisakan ruang-ruang terbuka yang memungkinkan dimasuki oleh debu dan kotoran dari luar.
  2. Tempat menyembunyikan berbagai instalasi rumah
    Plafon juga cocok digunakan sebagai tempat untuk menyembunyikan berbagai instalasi rumah agar tidak tampak berantakan. Seperti kabel listrik, AC, pipa air dan lain sebagainya.
  3. Tempat menggantung aksesori rumah
    Plafon yang terbuat dari material yang kuat juga bisa digunakan sebagai tempat untuk menggantung berbagai aksesori rumah. Seperti tempat untuk menggantung lampu, tirai, lemari gantung dan sejenisnya.
  4. Menjaga suhu ruangan agar tetap stabil
    Keberadaan plafon tidak hanya melindungi ruangan dari polusi debu berlebih. Tapi juga menjaga suhu ruangan tetap stabil. Dengan adanya plafon, udara dalam rumah cenderung stabil meskipun suhu di luar ruangan sedikit ekstrim. Karena, udara dalam rumah tertahan sementara oleh plafon. Berbeda dengan rumah yang tidak dilengkapi dengan plafon. Udara dari dalam rumah akan keluar masuk tanpa kendali melalui celah-celah antara dinding dan atap. Demikian juga udara dari luar rumah akan masuk dengan leluasa ke dalam ruangan. Akibatnya, suhu dalam ruangan berubah mengikuti suhu di luar rumah. Suhu ruangan menjadi tidak stabil.
  5. Mempercantik ruangan
    Plafon juga mampu menaikkan nilai estetika ruangan. Karena, plafon mampu menyembunyikan rangka atap dan kabel instalasi yang biasanya memberikan kesan berantakan dalam ruangan. Sehingga ruangan menjadi lebih rapi dan bersih. Selain itu, plafon terkadang di desain dengan bentuk yang menarik dan cantik. Sehingga bisa menambah citra cantik pada ruangan.

Jadi, perlukah memasang plafon pada bangunan rumah? Jawabannya sudah pasti perlu. Karena keberadaan plafon akan menghasilkan ruangan yang lebih rapi, bersih dan nyaman. Sudahkah Anda memasang plafon pada bangunan rumah Anda?

Oleh: Neti Suriana
Referensi
Materi
http://rumahminimalisanda.com/gambar-model-plafon-rumah-minimalis-sederhana-modern/
Gambar:
1. http://pengusahagipsum-kediri.blogspot.com/p/plafon-rumah.html


Related Posts :