Senin, 02 Maret 2015

Tips Mudah Mengaplikasikan Gaya Minimalis Pada Interior

Less is more. Moto yang diperkenalkan seorang arsitektur berkebangsaan Amerika Jerman bernama Mies Van Der Rohe tersebut menjadi salah satu filosofis mendasar gaya minimalis sekaligus juga menjadi salah satu ciri khas gaya ini. Makna motto ini yaitu semakin sederhana maka akan semakin bernilai lebih.

Sesuai namanya, gaya ini memang sangat cocok diaplikasikan pada rumah berukuran kecil baik termasuk pada interior. Mengaplikasikannya pada interior tidak hanya menjadikan ruangan terasa lebih lapang saja, tetapi juga menambah kenyamanan saat kita berada di dalam rumah. Dapat juga diaplikasikan pada interior rumah berukuran besar agar untuk menambah suasana lapang dan kenyamanan tersebut.

Bila tertarik dengan interior bergaya minimalis, berikut beberapa tips mudah mengaplikasikan gaya minimalis pada interior.

Memilih Furnitur yang Tepat

Dalam memilih furnitur, kita aplikasikan moto less is more. Caranya, memilih furnitur dengan bentuk yang sesederhana mungkin. Akan tetapi, tidak lantas memilih furnitur dengan bentuk yang paling sederhana. Kenyamanannya ataupun nilai gunanya mesti diperhitungkan juga.

Misalnya, dalam memilih kursi. Kita tidak hanya memilih kursi dengan bentuk yang paling sederhana saja. Kenyamanan saat duduk tersebut pun mesti kita pertimbangkan. Bila terlalu kecil, akan terasa kurang nyaman. Contoh lainnya, dalam memilih lemari untuk menyimpan koleksi buku. Tidak hanya bentuk yang paling sederhana saja yang kita pertimbangkan. Kita pun mesti memperhitungkan ukuran lemari agar dapat menampung seluruh buku.

Contoh furnitur dengan bentuk yang sederhana dan bernilai guna terlihat pada gambar berikut. Bentuk kursi dan meja tidak terlalu kompleks. Selain itu, nyaman juga untuk diduduki.


Gambar 1. Furnitur Bergaya Minimalis

Perbesar Intensitas Cahaya

Karakteristik khas interior bergaya minimalis lainnya adalah pemanfaatan intensitas cahaya untuk menerangi bagian dalam rumah pada saat siang hari. Kita dapat membongkar membongkar tembok menjadi jendela ataupun memperbesar luas jendela untuk memperbesar intensitas cahaya memasuki bagian dalam ruangan. Contoh pemanfaatan tersebut terlihat pada gambar berikut. Pada interior ruang tamu ini, jendela terpasang pada sebagian besar dinding sehingga memperbesar intensitas cahaya memasuki bagian dalam ruangan.


Gambar 2. Pemanfaatan Cahaya Pada Interior Bergaya Minimalis

Tidak Meletakkan Barang Yang Tidak Bernilai Guna

Gaya minimalis pun mengedepankan aspek nilai guna dalam penataan ruang. Oleh karena itu, kita mesti membuang barang yang tidak bernilai guna. Misalnya, akuarium, vas berisi bunga, ataupun barang seni seperti patung ataupun seni pahat lainnya. Selain tidak bernilai guna, meletakkan ketiganya menjadikan ruangan lebih terasa kompleks.

Tertarik dengan interior bergaya minimalis? Mengaplikasikan gaya tersebut tidak terlalu sulit. Anda dapat menerapkan beberapa tips yang sudah dibahas pada tulisan ini. Selamat mencoba...

Oleh : Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar:
1.http://lunar.thegamez.net/rumah/gambar-design-interior/interior-ruang-tamu-desain-interior-interior-design-desain-interior-705x600.jpg
2.http://gaby.fachrul.com/img/livingroomdesignalam/images-interior-designs-living-room/stephan-eyck-design-interior-design-interior-casa-pitesti1600-x-914-216-kb-jpeg-x.jpg


Related Posts :