Minggu, 26 Juni 2016

Pagar Rumah Bergaya Klasik

Umumnya, pagar hanya difungsikan untuk menjaga rumah dari masuknya orang asing. Ataupun juga, untuk menjadikan rumah lebih aman.. Sesungguhnya, penggunaan pagar tidak hanya sebatas itu saja. Dapat juga digunakan untuk memperindah eksterior. Nah, agar pagar menjadikan eksterior menjadi lebih menarik, kita mesti memilih pagar dengan desain motif yang menarik.

Salah satu desain motif pagar yang dapat kita pilih yaitu motif bergaya seni klasik. Pagar berdesain motif klasik sangat cocok digunakan untuk memberi nuansa klasik pada eksterior rumah. Lalu seperti apa pagar dengan desain motif klasik? Berikut beberapa motif pagar bergaya klasik

Motif Victorian

Pagar bermotif Victorian tidak dapat dipisahkan dari ukiran floral. Ukiran ini menjadikan pagar tidak hanya terlihat klasik saja tetapi juga terpancar kesan eksklusif. Agar kesan klasik dan eksklusif semakin terasa, tinggikan pagar dan gunakan ukiran floral yang terlihat kompleks. Gambar berikut adalah contoh pagar dengan motif yang populer pada zaman Ratu Victoria berkuasa tersebut.


Gambar 1. Pagar Rumah Bermotif Victorian

Motif Art Noveau

Motif seni yang mulai populer pada tahun 1880 dan mulai meredup pada tahun 1920 ini didominasi bentuk melengkung. Karenanya, menyerupai bentuk sisi bunga. Bentuk melengkung ini dapat dikembangkan lebih jauh baik secara kompleks, simetris, ataupun asimetris.

Karena menonjolkan bentuk melengkung sebagai bagian motif yang dominan, nuansa natural sangat terasa. Kita dapat menggunakan pagar bermotif Art Noveau untuk menambahkan kesan natural sekaligus kesan klasik pada eksterior. Bila terdapat taman, kolam ikan, ataupun pekarangan di halaman rumah, pagar bermotif Art Noveau sangat cocok menjadi pendampingnya. Gambar berikut adalah contoh pagar rumah bermotif Art Noveau


Gambar 2. Pagar Rumah Bermotif Art Noveau

Motif Art Deco

Dibandingkan dengan seni Victorian dan Art Noveau, seni Art Deco menjadi yang termuda. Artinya, lahir setelah keduanya hadir. Seni yang melandasi arsitektur sebagian bangunan Belanda yang berada di Indonesia ini mulai populer di tanah Eropa pada tahun 1920. Lalu, mulai meredup sekitar tahun 1940.

Pada bagian motif seni ini, pengulangan elemen motif dan penggunaan bentuk simetris menjadi ciri khas yang paling terlihat. Bila diamati lebih jauh, perpaduan keduanya menghasilkan kesan yang condong modern namun tetap bercita rasa klasik serta terpancar juga kesan kokoh. Kita dapat memilih pagar tersebut untuk menambahkan kesan klasik sekaligus juga kesan kokoh pada eksterior. Lalu,seperti apa pagar yang bermotif Art Deco? Gambar berikut adalah contoh pagar bermotif Art Deco.


Gambar 3. Pagar Rumah Bermotif Art Deco

Kesimpulan

Pagar rumah menjadi salah satu bagian penting dalam penataan eksterior. Karenanya, kita mesti memperhatikan tampilan estetika pagar. Pagar bermotif seni klasik dapat menjadi pilihan.

Oleh : Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar:
1. https://burrowsleaforgegallery.files.wordpress.com/2012/11/petworth-gates-when-new-crop.jpg
2. https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/9/9e/2441_-_Milano_-_Cancello_Art_Nouveau_-_Foto_Giovanni_Dall'Orto_26-5-2007.jpg
3.http://www.steelmakers.co.uk/wp-content/uploads/2014/07/Wrought-Iron-Gates_Art-Deco_London.jpg


Related Posts :