Senin, 06 Juni 2016

Solusi Untuk Rumah Yang Lembap

Beberapa rumah di antara kita pasti ada yang memiliki masalah seperti ini. Rumah lembap berarti kandungan air di sekitar rumah cukup tinggi dibandingkan biasanya. Tidak hanya membuat para penghuninya merasa tidak betah, barang-barang/perabot-perabot di sekitar rumah juga akan terkena dampaknya jika dibiarkan dan tidak segera diatasi.

Secara umum, ada beberapa hal yang dapat mengakibatkan rumah yang kita huni menjadi lembap, yaitu:
  • Sirkulasi udara yang tidak lancar yang mungkin diakibatkan dari kurangnya atau penempatan ventilasi rumah yang tidak tepat. Tidak adanya udara yang masuk ke dalam ruangan rumah dapat menyebabkan kandungan air makin tinggi.
  • Penempatan lokasi rumah yang tidak tepat sehingga mengakibatkan kurangnya cahaya matahari yang masuk ke ruangan rumah.
  • Atap rumah yang bocor sehingga air hujan masuk ke dalam rumah juga turut memengaruhi lembapnya suatu rumah.
  • Terakhir, yaitu terlalu banyak tempat penampungan air di sekitar rumah, contohnya yaitu kolam ikan di teras rumah.

Rumah yang lembap bukan berarti kita membiarkannya begitu saja sebab ada beberapa dampak yang mungkin dapat terjadi terhadap rumah demikian, contohnya:
  • Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, perabot-perabot rumah akan mudah rusak terutama perabot dari bahan kayu. Kondisi yang lembap dapat menyebabkan kayu menjadi mudah lapuk.
  • Rumah yang lembap akan menyebabkan kondisi ruangan menjadi pengap sehingga berakibat pada bau yang tidak sedap.
  • Kita semua tahu bahwa jamur sangat mudah tumbuh di tempat dengan kelembapan yang tinggi. Dinding rumah yang lembap juga akan berpotensi terhadap tumbuhnya jamur. Bagian-bagian rumah yang lain seperti plafon rumah yang lembab juga merupakan tempat yang cocok ditumbuhi jamur. Tidak hanya dari segi penampilan rumah saja yang rusak, hal tersebut juga dapat memicu mudahnya terserang penyakit bagi penghuni rumah.

Dengan disebutkannya beberapa dampak tersebut, tentu tidak ada di antara kita yang ingin melihat rumah yang kita huni menjadi seperti demikian. Oleh karena itu, berikut ini diberikan beberapa solusi untuk mengatasi rumah yang lembab.
  • Kipas angin pada plafon rumah dapat membantu meningkatkan sirkulasi udara sehingga dapat mengurangi kandungan air. Kipas angin dapat dipasang pada plafon ruang tamu maupun di kamar-kamar.


    Gambar 1. Kipas Angin Plafon Rumah

  • Ruangan yang lembab dapat diatasi dengan pemasangan exhaust fan. Exhaust fan merupakan jenis kipas yang berfungsi sebagai alat sirkulasi udara. Exhaust fan bekerja dengan menghisap udara di dalam ruangan rumah untuk kemudian dibuang ke luar. Pada saat yang bersamaan, exhaust fan juga menghisap udara segar dari luar sehingga dapat menciptakan sirkulasi udara yang optimal.


    Gambar 2. Exhaust Fan

  • Pemasangan exhaust fan berada di tembok antara luar dan dalam rumah, contohnya dapat dipasang pada ventilasi rumah.

  • Menggunakan alat dehumidifier. Sesuai dengan nama alatnya yang berarti dapat mengurangi tingkat kelembapan, alat ini juga dapat mengurangi kandungan air di udara sekitar rumah.


    Gambar 3. Dehumidifier

    Cara kerjanya yaitu, alat ini akan menghisap udara lembap tersebut untuk kemudian diproses dengan mengembunkannya sehingga menghasilkan udara kering yang nantinya akan dikeluarkan lagi ke ruangan rumah.

Oleh: Stevanus

Referensi tulisan:
1. Anonim. 2013. Rumah Yang Lembab. http://www.archipost.com/rumah-yang-lembab/ (Diakses tanggal 20 Agustus 2015)

Sumber gambar:
1. http://1.bp.blogspot.com/_KdartRxycpE/TPWxMlFY66I/AAAAAAAAAGo/sszcDHR45E4/s1600/DSC00127.JPG
2. http://i00.i.aliimg.com/photo/v0/258375394/Exhaust_fan.jpg
3. http://image.made-in-china.com/2f0j00dKjTIBFEnQcP/105L-Day-Dehumidifier-DY-6105EB-.jpg


Related Posts :