Jumat, 22 Juli 2016

Mengenal Jenis-Jenis Batu Alam Sebagai Eksterior Rumah (Part 2)

4. Batu Marmer

Batu Marmer dikatakan jenis batu alam yang mampu memberikan kesan mewah dan natural terhadap rumah yang memasangnya. Penggunaan batu Marmer dalam memperindah rumah biasanya ditempah untuk dipasang di lantai, dinding, tiang rumah, sampai dengan membentuk perabot rumah seperti bangku, meja, dan vas bunga. Adapun ciri-ciri dari batu Marmer memiliki tampilan permukaan yang halus dan agak kasar. Selain itu terdapat variasi warna yang di antaranya ada cokelat, kuning krime, hijau, hitam, abu-abu, putih, dan lainnya. Tidak hanya kaya akan warna yang bervariasi dikatakan juga batu Marmer terdiri dari beberapa jenis seperti Carrara Marbel, Faux Marbling, Kertas Marbling, Limestone, Berksi, Marmer Hijau, dan Marmer Kombinasi. Di Indonesia pengrajin batu Marmer tersebar di berbagai daerah seperti di Lampung, Bandung, Tulungagung, Poso, Ujung Pandang, dan lainnya. Banyaknya daerah yang menggeluti bisnis batu Marmer tidak terlepas dari harganya yang cukup mahal dibandingkan dengan jenis batu alam lainnya.


Gambar 1: Batu Marmer yang diaplikasikan pada tembok rumah

5. Batu Tempel


Gambar 2: Batu Templek yang diaplikasikan pada dinding luar rumah

Batu Tempel atau disebut juga dengan nama batu Templek merupakan jenis batuan alam yang cukup banyak dipakai untuk merias bagian eksterior rumah agar tampak natural seperti pagar, lantai teras, dinding, lantai garasi, dan tiang rumah. Disebutnya batu alam ini sebagai batu Tempel atau Templek karena pemahatannya dilakukan dengan membelahnya menjadi lempengan-lempengan batu yang tipis. Selain itu untuk warna dari batu Tempel terdiri dari beberapa warna yang di antaranya ada warna hitam keabu-abuan, krime, dan cokelat. Ukuran batu Tempel yang biasanya dipasang pada bagian eksterior rumah memiliki bentuk yang agak besar namun tipis atau tidak tebal seperti jenis batu alam lainnya. Disamping itu di Indonesia batu Tempel yang terkenal dan sering dipergunakan oleh masyarakat dalam memperindah rumahnya terdiri atas tiga jenis yakni batu Tempel Hitam Garut, batu Tempel Salagedang, dan batu Tempel Purwakarta.

6. Batu Palimanan


Gambar 3: Batu Palimanan yang diaplikasikan pada tembok rumah

Batu Palimanan yang merupakan jenis batuan alam yang banyak digandrungi oleh para pecinta batu alam untuk dipasang sebagai dekorasi pada bagian eksterior rumah. Penggunaan batu Paliman yang dipergunakan untuk eksterior rumah biasanya dipasang pada bagian pagar, kolam renang, kolam ikan, lantai teras depan rumah, pagar, hingga pilar. Ciri-ciri dari batu Palimanan memiliki tekstur yang empuk dan membuatnya mudah untuk dipahat serta dipasang. Untuk warnanya sendiri terdiri dari berbagai warna yang di antaranya putih, cokelat, dan kuning yang masing-masing dipadu dengan serat yang membuat tampilannya tampak indah. Selain itu, dalam pemasangan batu Palimanan pada bagian eksterior rumah dapat disesuaikan dengan berbagai ukurannya atau bisa dikatakan bisa dibentuk dengan beragam ukuram seperti kecil, sedang, sampai besar. Di Indonesia penghasil batu Palimaan banyak terdapat di daerah yang memiliki areal pegunungan dan perbukitan seperti di Kulonprogo, Cirebon, Majalengka, dan beberapa daerah lainnya di Indonesia.

7. Batu Paras


Gambar 4: Batu Paras yang diapliskan pada tembok luar rumah

Satu lagi jenis batu alam yang mempunyai keindahan alami dan banyak diminati oleh orang-orang untuk dipasang sebagai dekorasi eksterior rumah. Adapaun nama batu alam tersebut adalah batu Paras. Ketertarikan orang-orang terhadap batu Paras tampak dari teksturnya yang lebih lembut dan warnanya yang cenderung didominasi warna putih saja. Selain itu penggunaan batu Paras pada eksterior rumah banyak dipakai untuk memperelok dibagian dinding, lantai teras depan rumah, kolam, pagar, taman, maupun pilar. Di Indonesia produksi batu Paras banyak terdapat di daerah Yogyakarta seperti Wonosari dan Kulonprogo. Walaupun batu Paras mampu untuk menyulap kondisi eksterior rumah menjadi tampak alami akan tetapi batu alam ini juga memiliki kekurangan yang mudah ditumbuhi lumut. Untuk itu biasanya dalam pemasangan batu Paras juga dilakukan pelapisan dengan menggunakan coating agar nuansa keindahannya dapat bertahan lama dan mampu menampilkan batu terlihat bersih, indah, dan ada guratan seratnya.

Demikianlah ulasan mengenai jenis-jenis batu alam yang umumnya dapat dijumpai di pasar penjual batu alam. Selain itu dengan membaca artikel ini dapat membantu Anda dalam menentukan pilihan jenis batu alam yang tepat dengan selera, pilihan, dan budget yang ada. Agar nuansa keindahan eksterior rumah yang dibangun memakai batu alam pilihan Anda mampu memunculkan kesan-kesan yang dibicarakan dalam artikel ini. Terimakasih.

Oleh: Satria Dwi Saputro

Sumber Tulisan:
1. http://www.disainrumahminimalismodern.com/2016/02/batu-marmer-dan-10-manfaatnya.html
2. http://www.batukoral.com/2012/09/batu-templek-purwakarta.html
3. http://jualbatualam.com/jenis-batu-alam/
4. http://jualbatualam.com/jenis-batu-alam/batu-palimanan/
5. http://www.infobatualam.com/2016/03/batu-palimanan-jenis-batu-palimanan-dan.html
6. http://jualbatualam.com/jenis-batu-alam/batu-paras-gold-yogya/
7. http://www.batukoral.com/2012/09/batu-paras-jogja.html
Sumber Gambar:
1. http://inforumahminimalis.com/desain-rumah-tampak-depan-dengan-batu-alam/
2. https://blogkaruhun.blogspot.sg/2014/12/desa-salagedang-majalengka.html
3. http://jualbatualam.com/wp-content/uploads/2011/12/contoh_pemasangan_batu_palimanan_rta_untuk_dinding700x525c.jpg
4. http://www.disainrumahminimalismodern.com/2016/02/karakteristik-dan-pengaplikasian-batu.html


Related Posts :