Selasa, 09 Agustus 2016

Mengaplikasikan Pesona Batik pada Interior

Batik menjadi salah satu seni kebanggaan bangsa Indonesia. Nah, sebagai wujud mengapresiasi keindahan dan pesona seni batik, kita dapat menghiasi interior dengan seni yang telah mendapatkan pengakuan dunia tersebut. Selain sebagai wujud mengapresiasi keindahan batik, mengaplikasikan batik pun memperindah ruangan juga. Lalu, bagaimanakah cara mengaplikasikannya pada interior? Apakah kita mesti memasang seluruh bagian interior dengan batik? Berikut trik-trik mengaplikasikan batik pada interior.

Pertama, Memilih Sofa dengan Pembungkus yang Bermotif Batik, Menggunakan Kain Korden yang Bermotif Batik, atau Keduanya Sekaligus

Bila batik tampak pada seluruh bagian interior, maka ruangan cenderung ‘monoton’ sehingga kurang sedap dipandang mata. Lalu, bagian interior apa saja yang dapat ‘diletakkan’ batik? Kita dapat ‘menaruh’ batik pada bagian pembungkus sofa, kain korden, ataupun keduanya. Dengan ‘menaruh’ batik pada salah satu bagian tersebut ataupun pada keduanya, pesona batik akan kuat terpancarkan tanpa menjadikan ruangan terasa ‘monoton’.


Gambar 1. Sofa dengan Pembungkus Bermotif Batik

Kedua, Memasang Kain Pada Bagian Dinding Tertentu

Dinding dapat juga kita pasangi kain batik. Namun, bila seluruh dinding dipasangi kain batik, ruangan cenderung terkesan ‘monoton’. Dengan demikian, bila ingin memasang kain batik pada dinding, pasanglah pada bagian dinding tertentu saja. Misalnya, pada bagian atas dinding, pada salah satu sisi dinding, ataupun pada bagian sekitar frame jendela. Sebagai catatan, bila menggunakan trik ini, dapat juga dipadukan dengan trik pertama agar pesona batik semakin kuat terpancarkan.


Gambar 2. Batik Dipasang Pada Salah Satu Sisi Dinding

Ketiga, Memiih Batik dengan Warna dan Motif yang Sesuai

Warna dan motif yang tampak pada batik mempengaruhi kesan yang terpancarkan Karenanya, sesuaikan warna dan motif batik dengan kesan yang kita munculkan pada interior. Misalnya, bila menginginkan kesan adem, piilihlah batik dengan motif yang tak terlalu terlihat kompleks dan tak terlalu gelap. Contoh lainnya, bila menginginkan kesan yang cenderung elegan, pilihlah batik dengan motif simetris yang berwarna gelap.


Gambar 3. Sofa dengan Desain Motif Batik yang Memancarkan Kesan Adem.

Keempat, Memilih Peralatan Makan dan Minum yang Bermotif Desain Batik

Penataan interior tak melulu mengenai pemilihan gaya interior. Tetapi juga, meliputi pemilihan gaya peralatan makan dan peralatan minum. Nah, agar kedua peralatan ini ‘matching’ dengan nuansa batik yang tampak pada interior, pilihlah kedua peralatan tersebut yang bermotif desain batik. Dengan matching-nya kedua peralatan tersebut dengan nuansa batik, secara psikologis memperkuat pesona batik.


Gambar 4. Piring Bemotif Desain Batik

Demikian, beberapa trik mengaplikasikan pesona batik pada interior. Kesimpulannya, diperlukan trik-trik khusus agar penerapan batik tak mengurangi keindahan interior Bila batik yang tampak mengurangi keindahan interior, tentunya mengurangi kemampuan kita mengapresiasi keindahan seni ini. Nah, tertarik mengaplikasikan seni ini? Bila tertarik, selamat mencoba. Selamat menikmati keindahan seni batik…

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar:
1.http://quadrillefabrics.com/Editorial-Images/New-Batik-sofa-and-chairs-Savarie-Interiors.jpg
2.http://www.edithgottdank.com/wp-content/uploads/2016/02/Interior-design-ideas-for-the-living-room-the-color-of-bed-linens-in-white-with-a-red-blanket-also-red-pillowcase-with-decorative-batik-wall-carving-with-silver-color-background-black-color-also.png
3.http://3.bp.blogspot.com/-bMQ0tBapnjE/TehLJcSDJ-I/AAAAAAAAAOI/xMBdgswqnM0/s1600/blue+batik+cover.jpg
4. http://s3.amazonaws.com/images2.eprevue.net/p4dbimg/807/image1024/680550546001enlarge.jpg


Related Posts :