Senin, 31 Oktober 2016

Cara Membuat Udara Dalam Rumah Tetap Sejuk Tanpa AC

Sebuah rumah membutuhkan sirkulasi udara yang memadai pada setiap ruangan. Biasanya penggunaan AC menjadi salah satu alternatif untuk menyejukkan sebuah ruangan. Meskipun sudah menggunakan pendingin ruangan tetapi sebuah rumah tetap membutuhkan sirkulasi udara yang alami agar udara di sekitar ruangan tetap sejuk meskipun tidak menggunakan AC. Banyak cara untuk membuat sirkulasi udara yang alami pada sebuah rumah.


Gambar 1. Desain Jendela Konvensional

Jendela konvensional adalah salah satu jendela yang umum digunakan pada rumah-rumah. Dengan menggunakan jendela konvensional akan memudahkan pertukaran udara karena kaca yang digunakan bisa dibuka dan ditutup. Selain itu, letak ventilasi yang berada di atas jendela akan memudahkan pertukaran udara dari dalam ruangan menuju luar ruangan. Untuk mendesainnya bisa dengan memasang pintu untuk jendela yang bisa dibuka dan menggunakan gorden dengan motif yang unik. Jendela yang menggunakan besi bisa diberikan cat dengan warna yang sesuai dengan konsep rumah sehingga lebih enak dipandang.


Gambar 2. Penggunaan Jendela Bouvenlicht Pada Kamar Mandi

Menggunakan jendela bouvenlicht pada gudang, kamar mandi atau wc. Jendela bouvenlicht terdiri dari dua bilah kaca yang di tengah-tengahnya terdapat celah sebagai tempat pertukaran udara. Karena jendela tersebut didesain terdapat celah di tengah-tengahnya sehingga tidak perlu menggunakan ventilasi pada ruangan tersebut.


Gambar 3. Letak Susunan Kaca Saat Jendela Naco Terbuka

Jendela naco adalah jenis jendela yang saat dibuka tidak membutuhkan sebuah ruang karena desain jendela yang terdiri susunan kaca yang apabila dibuka semua kaca akan mengarah ke atas dan hanya bergerak di sekitar jendela tersebut. Jendela tersebut terbuat dari bahan naco sehingga disebut jendela naco. Keistimewaan dari jenis ini adalah akan mengeluarkan suara saat dibuka selain itu sistem ventilasinya berasal dari kisi-kisi angin yang tersusun secara horizontal pada dinding bangunan. Jendela naco biasanya digunakan pada dapur.


Gambar 4. Exhaustfan Untuk Menyedot Udara Dari Dalam Ruangan

Selanjutnya, menambahkan exhaustfan di bagian dinding atau blower di bagian atap. Exhaustfan bisa menyala dengan menarik tali yang tergantung di alat tersebut dan ada yang bisa menyala secara otomatis. Exhaustfan bekerja menyedot dan mengalirkan udara keluar dari dalam ruangan dan bertukar dengan udara yang lebih segar melalui lubang ventilasi. Exhaustfan biasanya dipasang pada dapur yang membutuhkan sirkulasi udara yang cukup apalagi dekat dengan kompor sehingga membutuhkan sirkulasi udara yang memadai. Kelebihan menggunakan exhaustfan adalah bisa secara langsung melakukan pertukaran udara dibandingkan menggunakan ventilasi sehingga di dapur harus menggunakan exhaustfan meskipun sudah terdapat ventilasi.

Jendela-jendela yang umumnya terdapat pada setiap rumah dan exhaustfan adalah salah satu cara untuk membuat sirkulasi udara yang alami pada sebuah rumah. Oleh karena itu, pemilik rumah sangat perlu memperhatikan sirkulasi udara pada rumah tersebut untuk menciptakan lingkungan yang sehat.

Oleh: Jenny

Gambar:
http://furniturterbaru.info/wp-content/uploads/2015/02/jendela-minimalis_06.jpg
http://www.ideaonline.co.id/var/gramedia/storage/images/idea2013/interior/kamar-mandi/ide-desain-kamar-mandi-di-lahan-terbatas/15127858-1-ind-ID/Ide-Desain-Kamar-Mandi-di-Lahan-terbatas.jpg
http://greenasiaforce.com/Blog/wp-content/uploads/2012/09/LouveredGlassWindow.jpg
http://1.bp.blogspot.com/-d9VLYpIwyVY/TqPO7_Pz-pI/AAAAAAAACLA/GlVbgoFSFxs/s1600/231011-1507.jpg


Related Posts :