Jumat, 30 Desember 2016

Eksterior Bergaya Gotik

Angker dan terlihat begitu horor. Dan juga, terlihat seperti rumah hantu. Namun, terlihat begitu artistik. Inilah ciri khas arsitektur bergaya seni gotik, seni arsitektur yang populer di Eropa pada abad pertengahan (abad ke-5 hingga abad ke-15 sesudah masehi). Pada periode abad tersebut, tak sedikit bangunan di Eropa yang menggunakan seni ini. Misalnya, gereja ataupun istana kerajaan. Nah, ciri khas ini dapat juga kita terapkan ke dalam eksterior rumah. Karena memancarkan kesan angker, menerapkan seni gotik ke eksterior rumah sangat cocok bagi yang menyenangi tampilan eksterior rumah yang horor dan seram. Lalu, bila tertarik menerapkannya ke dalam eksterior rumah, bagaimana menerapkannya? Berikut cara-cara menerapkan gaya gotik ke dalam eksterior rumah.


Gambar 1. Contoh Bangunan Bergaya Seni Arsitektur Gotik

Pertama, Pilihlah Pagar Berdesain Tutup Kubah Lancip
Desain tutup kubah lancip menjadi salah satu ciri khas arsitektur bergaya seni gotik. Nah, agar eksterior memancarkan kesan khas gotik, pilihlah pagar dengan desain tutup kubah lancip. Agar semakin terlihat angker, pilihlah pagar berdesain tutup kubah lancip yang tinggi. Terkait warna, pilihlah warna hitam. Sebabnya, kegelapan menjadi ciri khas seni gotik lainnya. Sebagai gambaran pagar berdesain tutup kubah lancip, berikut contoh pagar tersebut.


Gambar 2. Pagar Berdesain Tutup Kubah Lancip

Kedua, Pilihlah Jendela dengan Desain yang Sama
Jendela merupakan salah satu bagian eksterior. Nah, agar jendela menambahkan kesan gotik pada eksterior, pilihlah jendela dengan desain yang sama. Yaitu, tutup kubah lancip. Terkait warna, gunakan warna hitam sebagai border jendela. Perpaduan jendela berdesain tutup kubah lancip berwarna hitam dengan pagar berdesain yang sama memberikan kesan gotik yang kuat pada eksterior. Sebagai gambaran jendela tersebut, berikut contoh jendela berdesain tutup kubah lancip


Gambar 3. Jendela Berdesain Tutup Kubah Lancip

Ketiga, Gunakan Warna Putih atau Abu-Abu Sebagai Warna Dinding Luar
Seperti yang sudah disebutkan, kegelapan merupakan ciri khas seni gotik. Karenanya, agar eksterior terlihat gelap, kita dapat menggunakan warna putih ataupun abu-abu sebagai warna dinding luar. Dengan menggunakan warna putih, pagar dan jendela berdesain gotik berwarna hitam akan terlihat lebih dominan. Sedangkan bila menggunakan warna abu-abu, eksterior akan terlihat gelap secara keseluruhan.


Gambar 4. Perpaduan Dinding Berwarna Putih dengan Pagar Berdesain Gotik

Keempat, Pilihlah Pintu dengan Bentuk Desain yang Sama
Pintu pun sebenarnya merupakan bagian eksterior. Karenanya, agar eksterior semakin terlihat lebih gotik, pilihlah pintu yang berdesain desain tutup kubah lancip. Berikut contoh pintu tersebut.


Gambar 5. Contoh Pintu dengan Bentuk Desain Tutup Kubah Lancip

Kesimpulannya, seni gotik menawarkan sensasi dan keindahan seni tersendiri. Terlebih, bagi yang menyukai tampilan rumah yang angker. Menerapkan seni ini ke dalam eksterior pun menjadikan eksterior terlihat lebih unik dan juga tak terlihat begitu ‘mainstream’. Sebabnya, gaya ini jarang digunakan dalam eksterior rumah. Nah, ingin menerapkan gaya gotik ke dalam eksterior rumah? Bila ya, selamat mencoba dan merasakan keindahan seni gotik pada eksterior...

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar:
1. http://i1.ytimg.com/vi/t8g1e-JLrhM/maxresdefault.jpg
2.http://thegraphicsfairy.com/wp-content/uploads/2013/08/Vintage-Halloween-Image-Gate-GraphicsFairy.jpg
3.http://th04.deviantart.net/fs70/PRE/i/2010/020/3/e/Gothic_Window_by_EmeraldVenom.jpg
4.https://readtiger.com/img/wkp/en/Colonial_California_house_in_colonia_N%C3%A1poles,_Mexico_City.jpg
5. http://www.artfactory.com/images/CustomDoorWoodCDD077.jpg


Related Posts :