Selasa, 27 Desember 2016

Memilih dan Meletakkan Karpet

Saat ini, tak sedikit pemilik rumah yang menghamparkan karpet di dalam rumah. Namun, tak sedikit yang keliru memilihnya, meletakkannya, ataupun keduanya. Lalu, bila ingin menghamparkan karpet, bagaimana memilih karpet yang sesuai? Dan, juga bagaimana meletakkan karpet yang tepat? Berikut cara-cara memilih dan meletakkan karpet.

Ukuran Karpet Sebaiknya Meng-cover Areal Sofa
Bila ingin meletakkan karpet di bawah sofa, carilah karpet yang ukurannya meng-cover areal sofa. Dengan memilih karpet yang ukurannya meng-cover areal sofa, kaki akan terasa hangat. sehingga kita akan lebih nyaman saat duduk di lantai. Dan juga, kaki akan lebih terlindungi dari berbagai kotoran yang terdapat di lantai. Sebaliknya, bila meletakkan karpet yang tak meng-cover areal sofa, kaki akan terasa lebih dingin. Karenanya, bisa saja mengurangi kenyamanan kita duduk. Nah, bila ingin menghampar karpet di dalam kamar tidur, kita terapkan cara yang sama. Yaitu, pilihlah karpet yang meng-cover areal kasur. Nah, contoh karpet yang meng-cover sofa dapat kita amati pada gambar berikut.


Gambar 1. Karpet yang Men-cover Areal Sofa


Gambar 2. Karpet yang Men-cover Areal Sofa


Gambar 3. Karpet yang Kurang Men-cover Areal Sofa

Tempatkan Karpet di Spot-Spot Khusus
Selain dapat memilih karpet berukuran besar yang menutupi seluruh lantai, kita pun dapat juga menghamparkan karpet di spot-spot khusus. Misalnya, menghamparkan karpet di bawah meja makan dan di bawah meja televisi. Dengan menerapkan cara ini, interior rumah terlihat lebih elegan. Dan juga, kaki akan lebih terlindungi dari kotoran saat berada di salah satu spot.

Pilihlah Karpet dengan Warna Ataupun Variasi Warna yang Berbeda dari Warna Sofa
Bila warna karpet sama dengan warna sofa, maka menjadikan interior rumah cenderung monoton. Karenanya, agar tak monoton, pilihlah karpet dengan warna yang berbeda dari warna sofa. Dapat juga memilih karpet yang berwarna gelap, bila sofa berwarna terang. Perpaduan dinding berwarna terang dengan karpet berwarna gelap, ataupun sebaliknya, menjadikan interior lebih eye catching atau mudah ditangkap mata. Contoh karpet ini dapat kita amati gambar pertama dan kedua.

Bagaimana dengan Motif Karpet?
Di pasaran, tersedia karpet dengan berbagai motif. Memang, motif menjadi salah salah satu hal yang identik dengan karpet. Lalu, karpet dengan motif apa yang sebaiknya kita pilih? Agar motif karpet ‘matching’ dengan karakteristik ruangan, terapkan langkah berikut. Pertama, perhatikan seluruh furniture. Kedua, perhatikan bentuk furniture yang terlihat dominan. Ketiga, pilihlah karpet dengan motif bentuk furniture yang terlihat dominan. Ambil contoh, bila bentuk furniture yang terlihat dominan yaitu kotak, pilihlah karpet dengan motif kotak-kotak ataupun persegi. Dengan menerapkan langkah, karpet akan terlihat lebih menyatu dengan seisi ruangan. Contoh karpet dengan motif yang ‘matching’ dengan karakteristik ruangan dapat kita amati pada gambar pertama.

Sebelum Membeli Karpet, Injakkan Kaki Kita ke Permukaan Karpet Terlebih Dahulu.
Karpet menjadi benda yang paling sering bersentuhan dengan kaki. Nah, agar tak salah membeli karpet, injaklah kaki-kaki ke permukaan karpet terlebih dahulu. Bila kaki kita nyaman berada di atas karpet, kita dapat membelinya. Sebaliknya, bila kaki kita kurang nyaman berada di atas karpet, sebaiknya tak membelinya.

Demikian, cara-cara memilih dan meletakkan karpet. Dengan menerapkan cara-cara tersebut, karpet akan lebih bermanfaat bagi penghuni rumah. Dan juga, menjadikan interior terlihat lebih lebih cantik. Nah, bagi yang tak menghamparkan karpet di dalam rumah,tertarik menghamparkannya?

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar:
1. http://decorationchannel.com/wp-content/uploads/2014/09/Rugs-for-Living-Room-6.jpg
2. http://st.houzz.com/simgs/8891c5890fdc985b_4-6987/contemporary-living-room.jpg
3. http://artistry-interiors.com/wp-content/uploads/2013/01/LR-do-dont.jpg


Related Posts :