Kamis, 12 Januari 2017

Mengatur Layout Furniture Ruang Keluarga

Ruang keluarga menjadi ruang bercengkramanya seluruh anggota keluarga. Dan juga, menjadi ruangan untuk ‘menghibur’ diri seperti menonton televisi ataupun berkaraoke. Nah, agar kita lebih nyaman berada di ruang keluarga, kita sebaiknya mencermati layout (tata letak) furniture. Lalu, bagaimana kita sebaiknya menata layout furniture di dalam ruang keluarga? Berikut beberapa tips mengatur layout furniture di dalam ruang keluarga.

Di dalam ruang keluarga, sofa tak mesti diletakkan saling berhadapan
Umumnya, bila terdapat banyak sofa di dalam ruangan, orang akan meletakkan dalam posisi saling berhadapan. Nah, pada ruang keluarga, sofa tak mesti diletakkan saling berhadapan seperti halnya pada ruang tamu. Terlebih, bila ruang keluarga berukuran kecil. Sebabnya, bila menyimpan sofa dalam posisi saling berhadapan di dalam ruangan berukuran kecil, ruangan akan terasa lebih sempit. Lalu, dengan tak menyimpan sofa tak saling berhadapan, apakah akan mengurangi keharmonisan hubungan antar anggota keluarga? Setiap anggota keluarga dapat saling bercengkarama meskipun sofa tak diletakkan saling berhadapan. Berikut contoh layout sofa yang tak diletakkan saling berhadapan di dalam ruang keluarga.


Gambar 1. Sofa yang Diletakkan Tak Saling Berhadapan

Furniture sebaiknya tak diletakkan saling berdempet ataupun terlalu dekat
Dengan meletakkan furniture-furniture dalam posisi saling berdempet ataupun saling berdekatan, maka cenderung membuat ruangan terlihat begitu sempit. Misalnya, meletakkan lemari dalam posisi berdekatan. Nah, agar keberadaan furniture-furniture tak membuat ruangan cenderung terlihat sempit, tak ada salahnya kita meletakkan furniture-furniture dalam posisi tak saling berdempet ataupun terlalu dekat. Bila ruang keluarga berukuran besar, tak ada salahnya melakukan hal tersebut.


Gambar 2. Furniture yang Tak Diletakkan Terlalu Dekat

Letakkan meja di dekat sofa
Saat duduk di sofa ruang keluarga, bila terdapat meja di dekat sofa, kita akan lebih mudah meletakkan ataupun mengambil barang. Ambil contoh, kita dapat meletakkan meja ataupun gelas di atas meja. Ataupun, kita dapat menyimpan koran ataupun laptop. Lalu, meja seperti apa yang sebaiknya kita pilih? Agar meja lebih memudahkan kita, baik untuk mengambil ataupun meletakkan barang, sebaiknya pilihlah meja yang tingginya lebih rendah dari sandaran tangan pada sofa. Nah, contoh meja yang tepat dan posisi meletakkan meja dapat kita amati pada gambar pertama.

Sisakan ruang kosong minimal 70% dari luas ruangan
Saat menata layout furniture, sisakan minimal 70% ruang kosong dari luas ruangan. Ambil contoh, bila luas ruang keluarga yaitu 100 meter persegi, aturlah tata letak furniture agar menyisakan ruang kosong minimal 70 meter persegi. Lalu, mengapa? Dengan adanya ruang kosong yang mencukupi, maka secara psikologi membuat kita lebih nyaman berada di dalam rumah. Nah, contoh ruang kosong yang cukup dapat kita amati pada gambar pertama dan kedua.

Perhatikan jarak antara sofa dengan televisi
Televisi menjadi hal yang biasanya ada di dalam ruang keluarga. Nah, agar kita lebih nyaman menonton tayangan televisi, cermati jarak antara televisi dengan sofa. Kita mesti menemukan jarak yang ‘pas’ antara sofa dan televisi. Sebabnya, bila jarak diantara keduanya terlalu jauh ataupun terlalu dekat, kita akan kurang nyaman menonton tayangan televisi.


Gambar 3. Jarak yang ‘pas’ Antara Sofa dengan Televisi

Demikian, beberapa tips mengatur layout furniture di dalam ruang keluarga. Nah, apakah ingin menata ruang keluarga? Bila ya, selamat menata tata letak furniture di ruang keluarga....

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)
Sumber gambar:
1.http://cdn.home-designing.com/wp-content/uploads/2009/01/office_living_room_by_ozhan.jpg
2. http://bloombety.com/wp-content/uploads/2014/04/Natural-Furniture-Arrangement-in-Small-Living-Room.jpg
3. http://www.download3dhouse.com/wp-content/uploads/2013/11/Small-living-room-TV-wall-image.jpg


Related Posts :