Kamis, 16 Februari 2017

Bahan Alternatif Pengganti Lantai Keramik Rumah

Saat ini, rumah umumnya menggunakan keramik untuk menutupi seluruh bagian lantai interior. Nah, selain keramik, ada juga bahan lainnya yang dapat digunakan untuk menutupi lantai interior. Dengan menutupi lantai dengan bahan selain keramik, tentunya menjadikan interior terlihat lebih unik. Dan juga, menjadikan interior tak terlihat sangat ‘mainstream’. Nah, apa sajakah bahan-bahan tersebut? Berikut beberapa bahan alternatif pengganti lantai berbahan keramik

Bambu
Bambu biasanya digunakan sebagai bahan untuk menutupi lantai di dalam beberapa rumah tradisional. Meskipun demikian, tak lantas bambu hanya dapat digunakan sebagai penutup lantai dalam rumah tradisional. Bambu pun dapat juga digunakan di dalam interior rumah modern untuk menutupi lantai. Dengan menggunakan bambu sebagai bahan penutup lantai, menjadikan ruangan terlihat modern dengan sentuhan nilai-nilai tradisional. Hanya saja, karena bambu menjadi makanan empuk rayap, lantai berbahan bambu membutuhkan perlindungan khusus. Untuk menemukan cara melindungi bambu dari rayap, kita dapat mencarinya via google ataupun majalah interior. Berikut contoh penutup lantai berbahan bambu.


Gambar 1. Lantai Berbahan Bambu

Aneka Bebatuan
Bila menginginkan interior terlihat unik sekaligus sangat ekstrem, kita dapat menggunakan batu untuk menutup lantai interior. Memasang batu sebagai penutup lantai interior memang sangat ekstrem. Sebabnya, batu lazimnya digunakan pada dinding pagar, kolam. Nah, ingin mencoba memasang batu untuk menutupi lantai? Bila ya, kita mesti menggunakan sandal saat berada di dalam rumah. Berikut contoh interior dengan penutup lantai berupa bebatuan.


Gambar 2. Lantai Berbahan Bebatuan

Kayu
Umumnya, kayu digunakan untuk menutupi halaman rumah. Dan juga, umumnya digunakan untuk menutupi lantai gudang. Padahal, kayu dapat juga digunakan untuk menutupi lantai interior rumah. Sebagai informasi, tak sedikit villa yang menggunakan kayu sebagai penutup lantai. Hanya saja, lantai berbahan kayu memerlukan perawatan khusus. Sebabnya, kayu cenderung mudah lapuk. Terlebih, bila sering terkena air. Untuk mengetahui cara merawat kayu, kita dapat mencarinya via google ataupun majalah interior. Berikut contoh ruangan dengan penutup lantai berbahan kayu.


Gambar 3. Lantai Kayu

Karpet atau Tikar
Orang umumnya memandang bahwa karpet atau tikar digunakan dengan cara dihamparkan di atas lantai keramik. Padahal, keduanya sebenarnya dapat juga dihamparkan di atas lantai yang tak ditutupi keramik. Dengan demikian, bila ingin memasang karpet atau tikar pada lantai interior rumah, sebenarnya tak perlu memasang lantai keramik. Nah, terkait pemilihan karpet atau tikar, sebaiknya pilihlah yang berbahan tebal bila berada di atas permukaan tanah yang tak rata. Dan juga, pilihlah yang bermotif menarik. Agar karpet atau tikar selalu terlihat bersih, keduanya mesti dibersihkan secara rutin. Tentu saja, karena keduanya cenderung mudah kotor. Berikut contoh interior dengan penutup lantai berupa karpet.


Gambar 4. Karpet

Demikian, beberapa bahan alternatif pengganti lantai keramik rumah. Nah, ingin menggunakan salah satu bahan tersebut untuk menutup lantai rumah? Selamat mencoba...

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar:
1.http://beautifulhomesdesigns.com/wp-content/uploads/2012/10/Bamboo-Flooring-Interior-Design-Trends.jpg
2. http://www.zameen.com/blog/wp-content/uploads/2014/08/floors.jpg
3. http://www.karaflooringcompany.com/Hardwood_20Floors_202.jpg
4. http://assets.davinong.com/images/entry/2011/09/13/10305/flooring-design-ideas.jpg


Related Posts :