Selasa, 28 Februari 2017

Perawatan Rutin untuk Rumah Kayu

Rumah yang sebagian besar bangunannya terbuat dari kayu memang memiliki keistimewaan tersendiri. Pemilihan material kayu ini biasanya dipilih oleh orang yang menginginkan kesan natural dan hangat pada hunian mereka. Terlebih lagi bagi mereka yang memiliki jiwa seni, karena kayu ini mudah dibentuk dan memiliki serat yang sangat cantik. Tapi sayang sekali rumah yang menggunakan bahan dasar kayu cenderung memerlukan perawatan ekstra, ekstra dalam biaya, tenaga, dan ekstra dalam waktu. Karena kayu memiliki sifat mudah berubah oleh pengaruh cuaca dan rayap.


Gambar 1. Rumah Kayu

Jika anda ingin menggunakan kayu untuk membangun rumah usahakan menggunakan jenis kayu yang keras dan kuat seperti kayu jati, kayu cadar, kayu merah dan kayu api, jenis kayu ini tahan terhadap cuaca. Untuk meminimalisir serangan dari rayap bisa gunakan kayu jati atau kayu merbau, rayap tidak menyukai aroma menyengat pada jenis kayu ini. Walaupun anda sudah memilih kayu dengan kualitas unggulan, tetap saja anda harus melakukan perawatan supaya struktur rumah tetap awet dan kuat.


Gambar 2. Rayap menyerang kayu

Berikut beberapa perawatan rutin yang bisa anda lakukan untuk menjaga keawetan rumah kayu anda:
  1. Bersihkan debu yang menempel pada kayu setiap hari, gunakan lap kering saja atau bisa juga menggunakan kemoceng. Jika debu yang menempel dibiarkan sampai menumpuk, lama kelamaan akan menimbulkan bercak putih, dan jika ini terdapat pada ruangan yang lembap bisa menimbulkan jamur pada kayu anda.
  2. Perhatikan cara dan bahan yang digunakan untuk mengepel lantai kayu. Gunakan bahan yang terbuat dari katun untuk mengepel rumah anda dan tidak menggunakan cairan pembersih lantai berlebihan, usahakan untuk mengelap lantai lagi dengan lap kering setelah di pel, supaya lantai lebih cepat kering dan tidak meninggalkan bercak putih. Anda bisa juga menggunakan bahan alami untuk mengepel supaya lantai kayu anda terjaga keawetannya. Contohnya air pelepah pohon pisang, air rendaman cengkih atau tembakau.
  3. Hindari gesekan langsung pada permukaan kayu dengan barang tajam lainnya. Contohnya saat anda ingin memindahkan furnitur, usahakan untuk mengangkatnya supaya tidak timbul gesekan pada lantai kayu, jika terlalu berat dan tidak bisa diangkat, maka untuk menariknya bisa selipkan busa pada kaki funitur.
  4. Perhatikan kelembapan rumah anda untuk menghindari jamur tumbuh. Menjaga kelembapan udara bisa anda lalukan dengan menjaga lingkungan supaya sinar matahari cukup menyinari rumah. Contohnya jangan biarkan tanaman besar di halaman anda menempel pada dinding rumah, ini menghalangi sinar matahari dan membuat rumah lembab.
  5. Menyemprotkan cairan kimia pembasmi rayap. Rayap adalah bintang yang sangat perlu diperhatikan jika anda memiliki rumah kayu, biasanya dia akan muncul pada sudut-sudut ruangan yang jarang dijangkau. Serangan rayap ini bisa merusak struktur dan kekuatan kayu, maka gunakanlah cairan pembasmi rayap untuk menjaga hunian anda dari serangan rayap. Cairan pembasmi sudah banyak dijual umum, anda tinggal menyemprotkan ke bagian kayu yang rentan terserang rayap.

Oleh: Nora
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi tulisan:
https://khedanta.wordpress.com/2011/05/04/cara-merawat-rumah-kayu/

Sumber gambar:
  1. http://www.desainrumahidamanku.xyz/wp-content/uploads/2015/03/Gambar-Arsitektur-Rumah-Kayu.jpg http://www.mendetail.com/wp-content/uploads/2015/08/Jenis-Rayap.jpg


Related Posts :