Jumat, 24 Maret 2017

5 Jenis Rangka Atap Bangunan

Rangka atap adalah tempat di mana genteng rumah kita diletakkan. Otomatis rangka atap ini menjadi salah satu bagian bangunan yang harus anda perhatikan. Pemilihan bahan yang tepat maka akan memberikan kenyamanan untuk hunian anda. Di bawah ini adalah beberapa jenis bahan rangka atap yang bisa anda digunakan.

  1. Rangka Atap Bambu


    Gambar 1. Rangka Atap Bambu

    Rangka atap ini masih bisa kita jumpai di desa-desa. Melimpahnya bahan dan keterbatasan biaya pembangunan rumah menjadi latar belakang penggunaan bambu sebagai rangka atap di pedesaan. Rangka atap jenis ini memang merupakan rangka atap yang paling ekonomis, jika dilihat dari segi kualitas dan ketahanan juga memiliki peringkat paling bawah. Mudah lapuk, tidak tahan rayap, dan api. Akan tetapi jika anda ingin menggunakan bambu sebagai rangka atap rumah untuk memunculkan kesan natural pada hunian anda, saat ini sudah banyak bambu yang diawetkan. Bambu yang sudah diawetkan ini lebih tahan terhadap serangan hama, rayap, dan tidak mudah lapuk.

  2. Rangka Atap Kayu


    Gambar 2. Rangka Atap Kayu

    Rangka atap kayu juga sering dipadukan dengan rangka bambu, biasa dijumpai pada bangunan lama. Untuk daerah perkotaan mungkin sudah jarang yang menggunakan rangka atap kayu karena kayu sulit didapatkan di perkotaan dan ini berimbas pada harga yang mahal. Selain mahal rangka atap kayu juga tidak tahan pada api, serangan rayap, dan jamur. Rangka atap jenis ini membutuhkan pemeliharaan ekstra. Kelebihan menggunakan rangka atap kayu ini yaitu bebas menentukan bentuk atap, karena kayu mudah dibentuk.

  3. Rangka Atap Beton Bertulang


    Gambar 3. Rangka Atap Beton Bertulang

    Jika anda ingin menggunakan rangka atap jenis ini, maka anda harus merencanakan pondasi rumah anda dengan matang, karena rangka ini sangat berat. Selain itu juga tidak efisien, membutuhkan proses pembuatan yang cukup lama, rumit dan banyak tahapannya. Harus memasang cetakan terlebih dahulu, memasang baja tulangan, baru diisi dengan adukan beton. Belum lagi harus menunggu beton benar-benar kering. Hanya saja dengan rangka jenis ini anda lebih bebas menentukan bentuk atap.

  4. Rangka Atap Baja Ringan


    Gambar 4. Rangka Atap Baja Ringan

    Rangka atap jenis ini adalah rangka atap yang paling banyak digunakan saat ini. Banyak kelebihan yang diberikan rangka atap jenis ini. Pertama, sifat rangka atap ringan tapi kuat untuk segala macam jenis genteng. Yang ke dua, tahan terhadap cuaca, api, karat, dan jelas bebas rayap. Yang ke tiga, mudah dan cepat proses pemasangannya. Kelemahan rangka atap baja ringan ringan ini terletak pada susunannya yang tidak rapi, jadi tidak menarik dipandang jika anda membiarkannya terbuka.

  5. Rangka Atap Baja


    Gambar 5. Rangka Atap Baja

    Rangka atap baja biasanya digunakan pada bangunan yang besar seperti gudang, pabrik, atau bangunan sejenis. Kelebihan rangka baja ini mampu membuat bentangan panjang yang tidak bisa dilakukan oleh rangka atap jenis lain, dan juga sangat kuat menahan beban atap yang berlebihan. Selain itu baja ini tahan terhadap api, perubahan cuaca, rayap, dan perawatan mudah. Kelemahannya yaitu, harga mahal dan bisa berkarat.

Oleh: Nora
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi tulisan: http://rumahidolaku.com/macam-macam-kerangka-atap-rumah/

Sumber gambar:
  1. http://baliwww.com/villagallery/ubud/panchoran/panchoran3.jpg
  2. http://farm3.staticflickr.com/2770/4335049060_c9a89606ef_z.jpg?zz=1
  3. http://rumahidolaku.com/macam-macam-kerangka-atap-rumah/
  4. http://i67.tinypic.com/ivd3b7.jpg
  5. http://www.kubahmasjid.net/wp-content/uploads/2014/05/Tampak-Interior-Masjid-Bantabantaeng-Makassar.jpg


Related Posts :