Selasa, 14 Maret 2017

Jenis-jenis Atap Rumah [Bag. 1]

Atap rumah adalah bagian penting dari sebuah hunian, karena atap rumah memberikan perlindungan kepada penghuni rumah dari derasnya air hujan, panasnya terik matahari, dan kencangnya tiupan angin. Dengan besarnya fungsi atap rumah maka tidak ada salahnya jika anda memperhitungkan bahan si pembuat atap ini. Pemilihan atap yang kuat dan bagus memberikan kenyamanan tersendiri bagi anggota keluarga. Selain dari segi kekuatan, anda juga perlu mempertimbangkan segi keindahan penampilannya juga. Di sini saya akan membahas beberapa jenis bahan atap yang bisa anda gunakan pada hunian anda. Berikut beberapa jenis atap yang umum digunakan pada bangunan:

  1. Atap Genteng Tanah Liat


    Gambar 1. Atap Rumah dengan Genteng Tanah Liat

    Bahan atap rumah yang terbuat dari tanah liat ini adalah genteng yang paling umum digunakan di Indonesia. Karena bahannya yang mudah didapat dan juga lebih murah harganya. Genteng tanah liat ini memiliki kelemahan pada beratnya, jadi harus menggunakan penyangga yang terbuat dari kayu atau besi. Pemakaian dalam jangka panjang juga akan menimbulkan perubahan warna, menjadi hitam, mudah pecah atau terbelah.

  2. Atap Genteng Beton


    Gambar 2. Atap Rumah dengan Genteng Beton

    Atap rumah yang terbuat dari beton ini memiliki kelemahan pada harganya yang mahal dan bobotnya yang berat, bahkan lebih berat dari genteng tanah liat. Akan tetapi harga mahal dari genteng beton ini imbang dengan kualitas dan manfaat yang didapat. Genteng beton ini tahan terhadap perubahan cuaca, pelapukkan, dan kebakaran. Bentuk dan warna genteng beton ini memiliki banyak variasi, jadi memiliki nilai tambah jika dilihat dari tampilannya. Atap rumah jenis ini sekarang sedang naik daun, sering digunakan pada perumahan yang memiliki gaya minimalis tapi mewah.

  3. Atap Genteng Kayu


    Gambar 3. Atap Rumah dengan Genteng Kayu Ulin

    Jenis kayu yang biasa digunakan untuk atap ini adalah kayu ulin. Kayu ini di sebut juga kayu besi karena kayu jenis ulin terkenal kokoh. Atap kayu ini sangat cocok diaplikasikan pada rumah yang menginginkan kesan sederhana tapi mewah. Kelemahan atap jenis ini terletak pada harganya yang tidak murah, karena kayu ulin termasuk kayu yang langka, sulit untuk mendapatkannya. Selain itu atap kayu juga mudah terbakar.

  4. Atap Genteng Seng


    Gambar 4. Lembaran Seng yang Biasa Digunakan untuk Atap Rumah

    Atap rumah yang berbahan seng ini memiliki sifat yang ringan, dan juga mudah dipasang. Selain itu menggunakan seng sebagai genteng juga pilihan yang tepat jika anda memiliki dana kecil saat membangun rumah, karena bahan ini murah. Akan tetapi penggunaan seng sebagai atap rumah ini akan menimbulkan hawa panas di dalam rumah ketika cuaca terik, dan menimbulkan suara berisik ketika hujan turun. Selain menimbulkan panas dan bising, seng juga mudah berkarat dan tidak menarik dipandang.

Oleh: Nora
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi tulisan:
  1. http://teknikarsitektur.com/macam-bahan-atap-rumah/
  2. http://majalahasri.com/mengenal-ragam-jenis-atap/
  3. http://rumahlia.com/perawatan/atap/jenis-jenis-atap-rumah
Sumber gambar:
  1. http://teknikarsitektur.com/wp-content/uploads/2016/06/Macam-Bahan-Atap-Rumah-genteng-Tanah-Liat.png
  2. http://teknikarsitektur.com/wp-content/uploads/2016/06/Macam-Bahan-Atap-Rumah-Beton.png
  3. http://teknikarsitektur.com/wp-content/uploads/2016/06/Macam-Bahan-Atap-Rumah-Kayu-Ulin.png
  4. http://teknikarsitektur.com/wp-content/uploads/2016/06/Macam-Bahan-Atap-Rumah-Seng.png


Related Posts :