Rabu, 22 Maret 2017

Tips Menggunakan Kembali Furniture Berbahan Kayu Jati Pada Rumah Baru

Furniture adalah sebuah bagian terpenting dari sebuah rumah. Untuk mempercantik dan melengkapi desain sebuah rumah dibutuhkan sebuah furniture. Furniture hadir dengan berbagai macam bahan seperti plastik, kaca, hingga kayu jati. Selain itu, desainnya semakin beragam dan bisa disesuaikan dengan desain yang digunakan.

Furniture masih bisa digunakan saat pindah rumah dari rumah lama ke rumah baru. Furniture yang masih dalam kondisi baik masih bisa untuk digunakan kembali. Furniture harganya mahal, apalagi yang berbahan kayu jati sehingga dibutuhkan perawatan khusus terutama berbahan kayu jati jepara.

Teknologi bahan pelapis yang aman untuk digunakan pada furniture kayu jati adalah finishing kayu water based wood coating. Teknologi tersebut sudah banyak digunakan untuk melindungi dan meningkatkan keindahan furniture kayu jati. Tetapi perawatan rutin setiap harinya harus tetap dilakukan untuk mencegah dari adanya kerusakan yang disebabkan oleh jamur dan rayap.

E:\Download\Kursi-Tamu-Minimalis-Bola.jpg
Gambar 1. Satu Set Furniture Ruang Tamu Bahan Kayu Jati Jepara

Letakkan furniture pada tempat yang kering. Kelembapan udara yang tinggi dapat mempercepat proses oksidasi kayu yang bisa menyebabkan jamur dan menimbulkan rayap bahkan serangan kayu lainnya. Furniture tidak boleh terkena sinar matahari karena dapat menyebabkan kusam, retak, atau bahkan melengkung. Hal tersebut yang membuat furniture tidak disarankan diletakkan dalam ruangan yang memiliki kelembapan udara yang tinggi.

Untuk perawatannya, bersihkan secara rutin dari debu dan kotoran. Membersihkan dari debu dan kotoran bisa menggunakan lap atau kemoceng. Bagian sela-sela ukiran bisa dibersihkan menggunakan kuas berukuran kecil. Pada sela-sela ukiran jangan sampai masih ada debu yang tertinggal karena bisa menjadi sarang jamur. Akan lebih bersih lagi menggunakan cairan pembersih khusus mebel. Semprotkan cairan tersebut pada permukaan furniture dan bersihkan menggunakan kain kering.

Gunakan air bersih dan sedikit detergen untuk membersihkan noda yang membandel pada furniture. Tidak disarankan gunakan pembersih yang mengandung bahan solvent seperti metanol, toulen, acetone dll. Bahan kimia tersebut dapat merusak lapisan top coating. Perhatikan terlebih dahulu cairan yang akan digunakan dan sebaiknya menggunakan cairan yang aman untuk furniture.

Untuk membuat warnanya tidak cepat memudar bisa memolesnya dengan minyak jati. Setelah dioleskan warna furniture akan kembali seperti semula karena sudah dilapisi dengan minyak jati. Jika furniture diletakkan di luar ruangan maka finishing atau coating akan cepat memudar sehingga bisa merefinishingnya 2-3 tahun sekali.

Berhati-hati dalam memindahkan furniture. Memindahkan sebuah kursi antik harus diangkat dari bagian duduknya, bukan digeser atau hanya dipegang bagian lengan atau sandarannya. Begitu juga sebaliknya, memindahkan meja dengan mengangkat bagian atasnya. Paling terpenting, menjaga dari adanya goresan. Pastikan menggunakan taplak meja pada meja dan busa pada kursi yang berbahan jati.

Tips tersebut sangat bermanfaat untuk menjaga furniture berbahan kayu jati agar tetap awet. Jika furniture tersebut masih layak digunakan maka penghuni rumah tidak perlu membeli furniture yang baru, apalagi harga furniture semakin mahal. Supaya furniture dan desain rumah bisa menyatu, gunakanlah furniture dengan warna coklat atau hitam kayu jati.

Oleh: Jenny
(Kirim pesan ke penulis)

Gambar:
http://1.bp.blogspot.com/-CiOA6bz8s0A/UysIEYsrRiI/AAAAAAAAANc/Y6bmUrk8UII/s1600/Kursi-Tamu-Minimalis-Bola.jpg


Related Posts :