Selasa, 24 Oktober 2017

Rumah Yang Terbuat Dari Kontainer

Sudah terbit di: https://steemit.com/rumah/@puncakbukit/rumah-yang-terbuat-dari-kontainer

Rumah yang terbuat dari kontainer adalah salah satu cara membangun rumah dengan biaya yang murah dan tidak perlu menggunakan lahan yang banyak. Pemilik rumah tidak perlu repot-repot membeli pasir dan batu bata untuk membangun dinding karena hanya membutuhkan kontainer bekas kemudian direnovasi menjadi sebuah rumah.

Rumah yang terbuat dari kontainer ini sudah ada di Eropa dan Amerika. Kebanyakan rumah yang terbuat dari kontainer tersebut dibangun dengan berbagai desain yang unik dan tentunya tidak kalah mewah dengan rumah lainnya. Selain itu, di Indonesia pun sudah ada yang menggunakan kontainer sebagai rumah dan umumnya dibangun pada sebuah perumahan.

Kontainer adalah material yang terbuat dari baja sehingga harus memilih yang berkualitas bagus karena akan digunakan untuk jangka panjang. Kontainer tersebut memiliki tingkat korosi rendah, bodi kontainer masih bagus, dan bentuk lekukan tidak ada yang penyok. Lekukan yang ada pada dinding kontainer akan menentukan struktur kontainer tersebut. Jika ada yang penyok maka kekuatan dinding akan berkurang sehingga tidak bisa bertahan lama.


Gambar 1. Rumah Dari Kontainer Bekas

Sebuah rumah yang terbuat dari kontainer membutuhkan insulator penahan panas. Insulator berfungsi supaya kondisi didalam kontainer tetap terjaga suhunya saat keadaan panas. Ada dua insulator yang biasa digunakan yaitu insulator dari dalam dan insulator dari luar. Biasanya diaplikasikan secara bersamaan supaya sistemnya bisa bekerja secara maksimal. Insulator dari luar biasanya berupa cat yang melindungi dari sinar UV. Cat ini dilapisi pada area atap kontainer. Insulator dari dalam memiliki dua pilihan, yakni polyurethane dan rockwool.

Mengaplikasikan polyurethane dilakukan dengan cara disemprotkan secara merata pada bidang dinding kontainer. Kemudian dinding diberi rangka besi hollow untuk memudahkan penggunaan plywood, papan, atau multipleks. Tahap selanjutnya, dinding diberi pelapis berupa wallpaper atau keramik. Dengan adanya material insulasi akan sangat membantu mengurangi suhu panas pada bagian dalam kontainer.

Membangun rumah dari kontainer sama seperti membangun rumah pada umumnya. Tentukan desain rumah kontainer yang ingin dibuat. Tentukan penempatan plumbing, instalasi listrik, dan kabel yang akan dibuat. Pada bagian alas kontainer harus diberi fondasi berupa cor beton. Untuk menjaga agar suhu dalam ruangan kontainer tetap terjaga maka penggunaan jendela dan lubang angin sangat penting.

Rumah kontainer sama seperti rumah pada umumnya yang memiliki beberapa ruang di dalamnya. Untuk membuat sekat pada setiap ruangan bisa menggunakan dinding gypsum. Sebaiknya pemilik rumah tidak perlu membuat ruangan yang terlalu banyak mengingat lahan yang dibutuhkan pada sebuah rumah kontainer cukup terbatas.

Di Indonesia pun sudah banyak yang menggunakan kontainer sebagai rumah. Meskipun cuaca di Indonesia cukup panas dan tidak stabil tetapi suhu dalam ruangan kontainer dapat disesuaikan sehingga dapat digunakan sebagai hunian. Bagi anda yang berencana untuk membangun rumah tetapi memiliki dana yang terbatas, tidak ada salahnya mulai mencoba membangun rumah dari kontainer tersebut.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
http://majalahasri.com/parade-desain-rumah-kontainer/

Gambar:
https://cdn.pixabay.com/photo/2013/04/04/16/30/construction-containers-100459_960_720.jpg


Related Posts :