Senin, 18 Desember 2017

Mengenal Karakteristik Penutup Sofa Berbahan Kain dan Kulit

Sudah terbit di: https://steemit.com/rumah/@puncakbukit/mengenal-karakteristik-penutup-sofa-berbahan-kain-dan-kulit

Apa bahan yang digunakan sebagai bahan penutup sofa di rumah kita? Kain penutup sofa umumnya terbuat dari bahan kain ataupun kulit. Nah, sebagai penghuni rumah, tak ada salah kita lebih mengenal karakteristik kain penutup sofa berbahan kain ataupun kulit. Dengan lebih mengenalnya, sangat membantu kita bila ingin mengganti kain penutup sofa. Dan juga, sangat membantu kita untuk merawatnya. Lalu, seperti apa karakteristik masing-masing bahan tersebut?


Gambar 1. Sofa Berbahan Kain

Mari kita membahas karakteristik kain penutup sofa berbahan kulit. Sofa ini sebenarnya sangat nyaman dan lembut saat kita duduk. Selain itu, di pasaran, tersedia juga beragam kain penutup sofa dengan aneka motif menarik. Misalnya, motif kotak-kotak, motif abstrak, ataupun motif polkadot. Hanya saja, kita perlu berhati-hati saat membersihkannya. Sebabnya, bila kurang berhati-hati, tak tertutup kemungkinan, warna pada kain akan cepat luntur. Warna kain sofa yang luntur tentunya membuat interior kurang sedap dipandang mata. Bila disertakan instruksi membersihkan sofa, sebaiknya ikuti instruksi tersebut. Tak ada salahnya kita mencari tips membersihkan kain sofa yang benar. Ada baiknya juga kita tak meletakkan sofa dalam posisi yang terkena sinar matahari. Sebabnya, secara mendasar, sinar matahari pun dapat membuat warna pada kain mudah luntur.

Sebagai hal yang dapat dipertimbangkan, kita dapat membeli sofa dengan penutup kain yang dapat dilepas. Bila kain sofa dapat kita lepas, kita dapat membuka sehingga memudahkan kita untuk membersihkannya. Kita pun dapat lebih bebas mencucinya. Misalnya, mencucinya dengan menggunakan mesin cuci. Selain itu , saatnya warna kain sofa terlihat begitu luntur, lebih memudahkan kita untuk mengganti kain sofa.


Gambar 2. Sofa Berbahan Kulit

Lalu, seperti apa karakteristik sofa dengan penutup berbahan kulit? Bahan kulit, dibandingkan bahan kain, termasuk bahan yang mudah dibersihkan. Karenanya, dengan meletakkan sofa ini, kita tak perlu repot-repot ataupun menyisihkan banyak waktu untuk membersihkannya. Sofa dengan penutup berbahan kain pun cocok juga diletakkan untuk memberikan kesan mewah di dalam interior. Nah, bagi yang memiliki binatang peliharaan, misalnya kucing, sangat cocok meletakkan sofa dengan kain penutup berbahan kulit. Sebabnya, bulu binatang tak mudah menempel pada permukaan kulit. Sofa pun akan terlihat lebih bersih. Selain itu, aroma kurang sedap pun tak akan mudah melekat pada permukaan kulit.

Hanya saja, bila permukaan kulit terkena sinar matahari, permukaan bahan kulit terasa panas. Bayangkan kursi jok mobil yang terbuat dari bahan kulit. Kursi akan terasa panas bila terkena sinar matahari. Selain itu, bila cuaca dingin, permukaannya cenderung licin. Permukaan sofa yang panas ataupun licin tentunya membuat kita kurang nyaman duduk. Harganya sofa berbahan kulit pun biasanya relatif mahal. Harga yang mahal tentunya tergantikan oleh tampilannya yang mewah dan elegan.

Demikian, karakteristik sofa dengan penutup berbahan kain dan kulit yang sebaiknya kita ketahui. Semoga tulisan ini bermanfaat…

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
http://www.insideout.com.au/expert-advice/expert-advice-collections/leather-fabric-sofa-pros-cons

Sumber Gambar:
1. https://cdn.pixabay.com/photo/2016/08/18/21/07/sofa-1603928_960_720.jpg
2. https://cdn.pixabay.com/photo/2013/09/26/11/59/leather-sofa-186636_960_720.jpg


Related Posts :