Jumat, 18 Januari 2019

Menyesuaikan Ukuran Kamar Makan

Sudah terbit di: https://steemit.com/rumah/@lerengbukit/menyesuaikan-ukuran-kamar-makan

Apakah terbiasa menyantap bersama keluarga kita di dalam rumah setiap hari? Misalnya, menyantap makan bersama setiap malam? Bila begitu sibuk menjalani aktivitas, biasanya tak rutin melakukannya. Tentu saja, karena merasa lelah. Padahal, melakukan hal tersebut sesungguhnya menjadi hal penting.

Nah, berikut manfaat-manfaat menyantap bersama keluarga
  • Mempererat keharmonisan antar anggota keluarga. Kita akan duduk di meja bersama. Karenanya, memudahkan untuk berkomunikasi dan bercakap-cakap. Sebagai hal penting, anak remaja akan merasa lebih bahagia dan terhindar dari berbagai emosi negatif bila rutin menyantap bersama.
  • Dapat juga mencoba berkreasi memasak berbagai kuliner yang belum pernah kita santap. Kita pun bebas menentukan komposisi bahan masakan. Karenanya, santapan akan terasa lebih lezat di lidah kita. Belum tentu santapan yang disajikan tempat lain yang terasa lezat di lidah kita.
  • Makan bersama membantu kita dan sang anak agar rutin menyantap. Rutin menyantap makanan membantu tubuh agar tetap berenergi. Sebaliknya, bila kurang rutin, tak tertutup kemungkinan tubuh akan kekurangan pasokan gizi. Bila kekurangan pasokan gizi, biasanya tubuh akan mudah sakit. Kita pun dapat menjaga sterilisasi santapan. Tentu saja, karena kita yang memasaknya.
  • Saat menyantap bersama, kita akan merasakan suasana hangat penuh kebersamaan. Karenanya, akan mencegah stres. Bila sering merasakan kepenatan karena memiliki segudang pekerjaan, melakukan hal ini tentunya sangat penting.
  • Dibandingkan makan seorang diri, misalnya menyantap di warung makan, makan bersama anggota keluarga pun menghemat pengeluaran. Kita pun dapat menyesuaikan porsi makan sesuai dengan kebutuhan kita.

df1.png
Gambar 1. Ruang Makan

Nah, salah satu trik yang dapat kita terapkan agar lebih nyaman menyantap bersama keluarga yaitu sesuaikan ukuran kamar makan dengan jumlah anggota keluarga. Memang, umumnya penghuni rumah tak terlalu mencermati ukuran panjang dan lebarnya. Berikut beberapa ukuran kamar makan lainnya yang disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga.
  • Ukuran ruang makan untuk anggota keluarga berjumlah 4 orang. Ukuran ruangan yang disarankan yaitu sekitar 3 meter x 2,7 meter. Contoh ilustrasinya dapat kita amati pada gambar pertama diatas.
  • Bila anggota keluarga berjumlah 5 hingga 6, ukuran ruang makan yang disarankan yaitu sekitar 3.4 meter x 4,4 meter. Contoh ilustrasinya dapat amati pada gambar kedua dibawah
  • Bila berjumlah 7 hingga 8, ukuran ruang makan yang disarankan yaitu sekitar 4,7 meter x 3.9 meter.
  • Bila anggota keluarga berjumlah 8 hingga 12 orang, ukuran ruang makan yang disarankan yaitu sekitar 5,5 meter x 5,9 meter.

5z.png
Gambar 2. Ruang Makan

Demikian, manfaat menyantap bersama dan trik yang dapat kita coba agar lebih nyaman menyantap bersama. Yaitu, menyesuaikan ukuran kamar makan berdasarkan jumlah anggota keluarga. Nah, apakah ukurannya sudah sesuai dengan kategori-kategori yang sudah dipaparkan? Tertarikkah merenovasi kamar makan? Selamat menyantap bersama keluarga…

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
  • https://www.houseplanshelper.com/dining-room-size.html
  • https://www.homestratosphere.com/dining-room-table-dimensions/
  • https://www.goodnet.org/articles/9-scientifically-proven-reasons-to-eat-dinner-as-family
Sumber Gambar:
1,2: Gambar Milik Pribadi

Senin, 31 Desember 2018

Memilih Bahan Pintu Untuk Menghias Rumah

Sudah terbit di: https://steemit.com/rumah/@lerengbukit/memilih-bahan-pintu-untuk-menghias-rumah

Apakah tak terdapat pintu di dalam rumah kita? Pintu menjadi salah satu bagian penting rumah. Nah, pintu sebenarnya tak hanya berfungsi sebagai alat ataupun furniture untuk masuk dan keluar rumah. Kita pun dapat juga memanfaatkan pintu untuk menghias dan memperindah rumah. Nah, dengan memahami karakterisik bahan pintu, memudahkah kita memilih bahan pintu sehingga akan lebih menghias rumah kita. Terdapat beberapa bahan yang dapat dijadikan pintu. Lalu, apa saja bahan-bahan tersebut? Dan juga, bahan apa yang sebaiknya kita pilih untuk dijadikan pintu? Berikut beberapa jenis bahan pintu, serta kelebihan dan kekurangan setiap jenis bahan pintu.

w1.png
Gambar 1. Ilustrasi Pintu Berbahan Kaca

Pintu Berbahan Kayu. Bahan kayu umum digunakan untuk dijadikan pintu. Keunggulan bahan kayu yaitu mudah dibentuk menjadi apapun. Biasanya, tak membutuhkan biaya besar untuk membentuk kayu. Nah, bila kita menggunakan pintu berbahan kayu, kita dapat menambahkan ornamen ataupun hiasan pada badan pintu. Misalnya, ornamen bunga, ornamen abstrak, ataupun ornamen dedaunan. Nah, dengan demikian, bila kita menginginkan pintu yang terlihat sangat artistik dan berseni, menggunakan pintu berbahan kayu dapat menjadi alternatif. Namun, seiring waktu, pintu berbahan kayu akan lapuk. Terlebih, bila sering terkena air.

Pintu Berbahan Logam. Keunggulan pintu berbahan logam yaitu kuat dan tahan lama. Memasang pintu ini pun memberikan kesan elegan pada rumah kita. Namun, bila badan pintu penyok, relatif sulit untuk diperbaiki. Selain itu, seiring waktu, pintu berbahan logam pun akan berkarat. Nah, dengan demikian, bila kita menginginkan pintu yang rumah yang tahan lama sekaligus memperindah rumah, kita dapat menggunakan pintu berbahan logam.

Pintu Berbahan Kaca. Keunggulan pintu berbahan kaca yaitu membuat interior rumah menjadi begitu terang. Tentu saja, karena lebih banyak sinar matahari yang melewati kaca. Kita pun dapat lebih leluasa memandang eksterior rumah. Dengan demikian, bila kita menginginkan pintu yang membuat rumah menjadi lebih terang, kita dapat memasang pintu berbahan kaca pada rumah kita. Namun, pintu berbahan kaca mudah retak. Terlebih, bila pintu sering terbentur. Bila tampak keretakan pada beberapa bagian badan pintu, tentunya pintu kurang nyaman dipandang mata.

Pintu Berbahan Fiberglass. Kita tentunya sudah tak asing dengan fiberglass. Keunggulan pintu berbahan fiberglass yaitu dapat kita warnai dengan aneka warna. Bila kita menginginkan tampilan pintu dengan warna yang artistik dan menarik, kita dapat memasang pintu berbahan fiberglass. Pintu berbahan fiberglass pun akan tampak seperti pintu berbahan kayu, bila kita memberinya warna coklat kayu. Namun, dibandingkan bahan kayu, bahan fiberglass biasanya lebih mahal.

Demikian, beberapa jenis bahan pintu, serta kelebihan dan kekurangan setiap jenis bahan pintu. Kita dapat memilih salah satu bahan tersebut dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya. Nah, tertarikkah mengganti pintu rumah kita? Selamat memasang pintu baru…

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
https://www.diynetwork.com/how-to/rooms-and-spaces/doors-and-windows/what-type-of-front-door-material-is-right-for-your-house

Gambar:
Gambar Milik Pribadi