Kamis, 21 Maret 2019

Kebiasaan-Kebiasaan yang Mesti Kita Hilangkan di Dalam Rumah

Sudah terbit di: https://steemit.com/rumah/@lerengbukit/kebiasaan-kebiasaan-yang-mesti-kita-hilangkan-di-dalam-rumah

Manusia memang tak terlepas dari kebiasaan-kebiasaan. Termasuk juga saat berada di dalam rumah. Nah, tak semua kebiasaan ini selalu baik. Ada juga kebiasaan-kebiasaan yang kurang baik. Nah, apa sajakah itu? Dan juga, apakah kita terbiasa melakukan satu ataupun lebih hal tersebut? Berikut kebiasaan-kebiasan yang mesti kita hilangkan di dalam rumah.


Gambar 1. Majalah

Sebagian penghuni rumah terbiasa menumpuk majalah, koran, buku, ataupun yang sejenisnya di dalam rumah. Terbiasa juga meletakkannya di area di sekitarnya Misalnya, di atas meja sofa. Kita tentunya tak ingin disajikan pemandangan tumpukan-tumpukan kertas Pemandangan ini tentunya menjadikan tak nyaman berada di dalam rumah. Ada baiknya menyediakan tempat khusus untuk menaruhnya.

Terlalu lama menonton tayangan televisi. Perangkat elektronik ini seolah menjadi benda yang wajib di hadir di dalam rumah. Perangkat elektronik ini memang memberikan hiburan. Namun, sebaiknya tak terlalu lama menyaksikannya. Sebabnya, menurut penelitian, terlalu lama berada di depan layar televisi, berisiko mengakibatkan diabetes dan berat badan berlebih atau obesitas. Sebabnya, saat menyaksikannya, asupan makanan semakin meningkat. Ada baiknya kita bercengkrama bersama keluarga ataupun mengerjakan aktivitas lainnya.

Apakah kita sering menunda-nunda pekerjaan rumah yang sebenarnya dapat kita lakukan segera? Misalnya, tak lekas mencuci peralatan makan, menyapu lantai, mencuci pakaian ataupun membereskan hal yang mesti kita bereskan? Bila ya, sebaiknya menghilangkannya. Kebiasaan ini cenderung menjadikan rumah terlihat kurang rapih. Ambil contoh, barang-barang di ruang keluarga tak berada pada tempatnya namun kita menunda-nunda membereskannya. Hal ini tentunya menjadikan rumah semrawut. Ibarat juga pepatah sedikit demi sedikit lama menjadi bukit. Bila kotoran dan pekerjaan begitu menumpuk, kita pun tentunya membutuhkan tenaga dan waktu lebih banyak untuk membersihkannya.

Setelah mandi, dimana handuk kita simpan? Sebagian penghuni rumah menyimpan handuk di dalam kamar tidur. Handuk yang tergeletak di dalam kamar menjadikan memang interior kamar tidur tampak semrawut. Bila handuk tidak digunakan, sebaiknya menyimpannya dalam posisi tergantung. Dapat juga lekas menjemurnya.

Tak membaca instruksi produk pembersih furniture sebelum menggunakannya. Pada setiap produk pembersih, misalnya cairan pembersih jendela, tertera instruksi-instruksi menggunakannya. Nah, sebelum menggunakannya, bacalah dengan seksama. Bila tak membacanya, tak tertutup kemungkinan cairan pembersih berbalik menjadi mengotori benda yang kita bersihkan.

Tak membereskan kasur setelah bangun tidur. Sebagian penghuni rumah memulai aktivitas tanpa membereskan kasur terlebih dahulu. Bila membereskannya setelah bangun, karena kasur tampak rapih, dapat langsung beristirahat dengan lebih tenang. Terlebih, setelah melakukan aktivitas melelahkan.

Demikian, beberapa kebiasaan yang cenderung menjadikan rumah tampak semrawut. Nah, sekali lagi, apakah kita terbiasa melakukan satu ataupun lebih kebiasaan tersebut?

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
1. https://www.thespruce.com/bad-cleaning-habits-4158122
2. https://www.rd.com/health/wellness/10-bad-habits-and-the-best-ways-to-quit-them/

Gambar:
1. https://cdn.pixabay.com/photo/2015/08/16/14/06/magazine-891005_960_720.jpg

Kamis, 07 Maret 2019

Mengenal Interior Rumah Bergaya Industrialis

Sudah terbit di: https://steemit.com/rumah/@lerengbukit/mengenal-interior-rumah-bergaya-industrialis

Pernahkah kita mendengar interior bergaya industrialis? Mendengar kata industri, pikiran kita umumnya akan tertuju kepada pabrik besar, para pekerja, suasana pabrik, beragam mesin, dan aneka barang hasil produksinya. Sesuai namanya, gaya interior industrialis memang terinspirasi dari hal tersebut. Karenanya, bila menerapkannya, secara konseptual, menjadikan interior rumah memancarkan suasana yang mirip dengan suasana di dalam pabrik. Menciptakan suasana yang seutuhnya sama persis tentunya tak mungkin. Tentu saja, karena rumah berbeda dengan pabrik. Nah, ingin mencoba menerapkannya? Berikut tiga tips praktis membangun menerapkan gaya interior ini.

factory-947425_960_720.jpg
Gambar 1. Pabrik

is.png
Gambar 2. Contoh

Tips Pertama, Mencontoh Tata Interior Pabrik. Agar terpancar suasana industrialis, tata interior seperti halnya menata interior pabrik. Misalnya, dalam hal memilih meja. Di dalam pabrik, biasanya kita melihat deretan meja panjang dan besar. Meja ini digunakan para karyawan untuk bekerja. Simpan meja ini secara berderet di hadapan dinding rumah kita. Tentu saja, agar membangun kesan menyerupai di dalam pabrik. Contoh lainnya, letakkan meja makan tak dihadapan dinding. Letakkan di tengah-tengah ruangan. Lebih jauh, tata interior pabrik dapat kita amati pada gambar pertama diatas.

Tips Kedua, Menggunakan Material yang Masih Mentah ataupun yang Setengah Jadi. Barang mentah dan setengah jadi menjadi benda yang ada di dalam pabrik. Kedua benda ini pun menjadi bagian proses produksi. Karenanya, untuk menciptakan suasana industrialis yang lebih kental, disarankan menggunakan bahan material kayu dan besi dalam kondisi ‘mentah’ ataupun setengah jadi. Misalnya, menggunakan pintu berbahan kayu berpermukaan kasar dan tak dicat. Selain kayu dan besi, material lainnya pun mesti mentah ataupun setengah jadi juga. Misalnya, bata dinding yang tak dicat. Nah, tak lantas seluruh bagian rumah mesti menggunakan material tersebut. Sebabnya, kita tentunya tak akan merasa nyaman berada di dalam rumah. Letakkan material ini di beberapa bagian saja.

Tips Ketiga, Menata Interior Seperti halnya Menata Barang-Barang di dalam Gudang. Umpamakan interior sebagai ruangan gudang. Umpamakan juga seluruh furniture dan barang-barang lainnya di dalam rumah sebagai barang-barang bekas. Kita tata furniture dan barang-barang lainnya seperti halnya meletakkannya di dalam gudang. Misalnya, menumpuk barang-barang berukuran kecil. Tumpukan ini dapat juga kita coba letakkan di tengah-tengah ruangan. Bila terdapat tangga, sandarkan pada salah satu sisi dinding. Dengan menerapkan hal ini, menciptakan suasana industrialis di dalam ruangan. Meskipun memang interior cenderung terlihat kurang rapih. Dan juga, menjadikan ruangan kurang terasa lapang.

Demikian, beberapa tips praktis menciptakan interior bergaya industrialis. Gaya ini menawarkan keunikan dan panorama tersendiri yang begitu khas. Apakah tertarik? Contoh ilustrasi interiornya dapat kita amati pada gambar kedua di atas. Nah, sekali lagi, tertarik mencoba berkreasi menerapkannya? Bila ya, selamat berkreasi…

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
  1. https://www.decoist.com/2014-01-20/industrial-interior-designs/
  2. https://www.amara.com/luxpad/interior-design-styles/
Gambar:
  • https://cdn.pixabay.com/photo/2015/09/19/16/04/factory-947425_960_720.jpg
  • Gambar Milik Pribadi